Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kakorlantas: Pengendara Ngeyel-Ngeyel akan Kita Pinggirkan, Periksa, Swab Antigen

Kakorlantas: Pengendara Ngeyel-Ngeyel akan Kita Pinggirkan, Periksa, Swab Antigen Pos penyekatan di Pasar Jumat. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Kakorlantas Polri Irjen Istiono memastikan terus melakukan evaluasi selama pemberlakuan penyekatan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Efektivitas penyekatan dan pembatasan mobilitas pun tampak pada hari kelima.

Menurutnya, tidak ada lagi penumpukan kendaraan sepanjang 1 kilometer hingga 2 kilometer seperti yang terjadi pada Senin 5 Juli 2021 lalu. Penyekatan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan misalnya, terjadi kepadatan hanya 50 meter sampai 100 meter lantaran pemeriksaan.

"Hari ini kita cek dan penyempurnaan penyekatan yang dilakukan cukup baik," kata Istiono dalam keterangan tertulis saat meninjau pos penyekatan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (7/7).

Berdasarkan catatan, lanjut Istiono, para pekerja dari Depok yang menuju Jakarta mencapai 900 ribu orang, sementara dari Bogor sebanyak 200 ribu orang. Hanya saja, aparat gabungan berupaya menegakkan aturan PPKM Darurat dengan maksimal.

Antisipasi pun dilakukan di jalur-jalur tikus. Jika ditemukan ada yang melewati jalur alternatif tersebut namun bukan golongan pekerja esensial maupun kritikal, maka akan diberi sanksi.

Sejauh ini, baru satu pengendara yang ditindak lantaran membandel dan melawan petugas saat penegakan aturan PPKM Darurat.

"Nanti yang bandel-bandel tetap kita hentikan dan tindak. Kalau yang ngeyel-ngeyel akan kita pinggirkan, kita periksa, swab antigen. Kalau memang juga nggak bener kita balikan atau perlu kita kasih sanksi," kata Istiono.

Reporter: Nanda Perdana PutraSumber: Liputan6.com

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP