Kaki & Tangan Satpam Diikat, Kawanan Rampok Bersenjata Beraksi di Pabrik Air Mineral
Merdeka.com - Kawanan perampok bersenjata api menyatroni sebuah pabrik perusahaan air mineral Kampung Tajur, Desa Mekar Agung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten. Uang senilai Rp40 juta dalam brankas dan dua buah laptop raib digondol pelaku. Peristiwa itu terjadi pada Senin (25/11) sekira pukul 06.10 WIB.
Kaur Pemum Dithumas Polda Banten AKP Muhamad Rizki Salatun mengatakan, kawanan perampok berjumlah lima orang. Mereka mendatangi kawasan pabrik dengan membawa senjata api kemudian pelaku menghampiri dua satpam yang sedang berjaga di pos.
Mereka mengancam dengan senjata api dan memukul salah satu satpam dengan linggis. Lalu pelaku mengambil dua buah telepon genggam milik satpam. Setelah itu, kedua satpam diikat tangan dan kakinya serta mulut ditutup dengan lakban. Para pelaku langsung membongkar pintu kantor dengan linggis.
"Dengan alat linggis para pelaku mengambil barang-barang yang di dalam kantor diantaranya 2 buah laptop merek tosiba dan merek lenovo, uang tunai sebesar Rp40 juta yang berada di dalam berkas," kata Rizki saat dikonfirmasi.
Satpam Coba Selamatkan Diri
Setelah menggasak barang berharga dalam kantor, para pelaku melarikan diri. Sementara kedua satpam, dengan posisi kaki tangan terikat dan mulut tertutup mencoba melompat ke depan gerbang pabrik dan meminta pertolongan warga.
"Kemudian datang warga menghampiri tempat kejadian, sehingga membantu para korban, satu korban dibawa ke rumah sakit karena luka di bagian jidat, kemudian warga menghubungi pihak kepolisian sektor Cibadak," katanya.
Setelah mendapat laporan, pihak kepolisian mendatangi oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan untuk mengejar para pelaku.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya