Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kaka Slank: Lama-lama Pulau Bangka hilang di peta!

Kaka Slank: Lama-lama Pulau Bangka hilang di peta!

Merdeka.com - Penggalang petisi Pulau Bangka, Kaka vokalis Slank mengeluhkan aktivitas pertambangan PT Mikgro Metal Perdana (MMP) di Pulau Bangka, Sulawesi Utara. Kaka mengatakan bahwa Pulau Bangka harus segera diselamatkan, jika tak ingin tanah warga bisa hilang.

"Kalau ini terjadi dibongkar 5 tahun ke depan pasti habis semua. Bisa jadi di peta Indonesia akan hilang, kasihan generasi muda yang makin tak tahu Pulau Bangka," kata Kaka saat diskusi Kasus Pulau Bangka di Dapur Selera, Jakarta, Jumat (24/4).

Menurut Kaka, Pulau Bangka mempunyai potensi sumber daya alam yang melimpah. Sebab, dirinya pernah melakukan surving di pantai Bangka.

"Sulawesi Utara yang indah kayak surga dunia harus dijadikan tempat wisata, tempat nelayan cari ikan dan cocok tanam," keluhnya.

Dia juga menambahkan, pihaknya akan melakukan upaya hukum untuk membantu para warga Pulau Bangka. Sebab, Bupati Minahasa Utara Sompie Singal mengizinkan PT MMP melaksanakan aktivitas pertambangan.

"Makanya makin lama basa basi akan cepat habis Pulau Bangka, harus ada pergerakan. Karena secara matematis luas Pulau Bangka 4800 hektar dan luas pertambangan 2 ribu hektar sedangkan penduduk 2800 ribu jiwa. Padahal idealnya wilayah penambangan diatas 5 ribu hektar," tutupnya.

Seperti diketahui, Bupati Minahasa Utara Sompie Singal memberikan izin usaha pertambangan terhadap PT Mikgro Metal Perdana (MMP) di Pulau Bangka pada tahun 2008 lalu. Izin itu memberikan hak kepada PT MMP untuk melakukan eksplorasi pertambangan biji besi atas lahan seluas 1.300 hektar atau 27 persen dari luas total Pulau Bangka. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP