Kadernya Kena OTT KPK, Ketua Demokrat Sumsel Minta Jangan Main Proyek
Merdeka.com - Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan Ishak Mekki meminta kadernya berhenti terlibat dalam proyek baik dengan pemerintah maupun swasta. Hal ini imbas dari OTT KPK yang menjerat kadernya sekaligus Bupati Muara Enim Ahmad Yani tadi malam.
Ishak mengatakan, Ahmad Yani merupakan salah satu kader terbaik partainya. Selain bupati, Ahmad Yani juga duduk sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Muara Enim.
"Saya dapat kejelasan OTT oleh KPK pagi tadi. Tentunya saya selaku Ketua Partai Demokrat Sumsel sangat prihatin mendengar kejadian ini," ungkap Ishak, Selasa (3/9).
Ishak menyesalkan kadernya terjerat OTT KPK, terlebih kasusnya adalah pemberian fee proyek pembangunan jalan yang dilakukan oleh Dinas PUPR Muara Enim. Menurut dia, kasus tersebut menjadi momok bagi pejabat pemerintah karena sangat rentan terjadinya suap menyuap.
"Kasus ini sangat klasik yang setiap hari kita dengar. Karena ini sering terjadi dan ini bukan rahasia umum lagi, semua orang tahu. Masyarakat awam saja tahu perilaku bermain proyek tersebut ada fee, apa lagi KPK memang bertugas secara profesional," kata dia.
Oleh karena itu, dirinya meminta kadernya menghentikan terlibat dalam proyek apapun. Jika masih ada kader pimpinan Soesilo Bambang Yudhoyono itu terlibat kasus KKN, dirinya tegas memberikan sanksi pemecatan.
"Mereka (kader) sudah tandatangani pakta integritas, selalu saya ingatkan. Jadi kader sudah tahu risikonya kalau hal ini (terlibat hukum) terjadi," tegasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya