Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kabut asap tebal, ujian mid semester sekolah di Pelalawan ditunda

Kabut asap tebal, ujian mid semester sekolah di Pelalawan ditunda kabut asap di riau. ©2015 merdeka.com/muhammadun

Merdeka.com - Pagi ini, titik panas di Pulau Sumatera meningkat lagi. Berdasarkan Satelit Modis (Terra dan Aqua) BMKG Stasiun Pekanbaru pada Jumat (18/09) pagi, terpantau sebanyak 213 titik panas di Pulau Sumatera. Terbanyak, berada di Provinsi Sumatera Selatan dengan 189 titik panas. Akibatnya, ujian mid semester pelajar di kabupaten Pelalawan ditunda.

Kabid Kurikulim Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan Ayang Salbiah membenarkan penundaan tersebut karena menimbang kesehatan para pelajar.

"Ya semestinya anak-anak saat ini sudah melaksanakan ujian Mid semester, namun karena kondsi belum memungkinkan untuk sekolah, terpaksa Mid Semester di tunda atau diundur," ujarnya.

Untuk menutupi ketertinggalan jam belajar siswa, Salbiah meminta masing-masing sekolah menginstruksikan anak-anak untuk belajar di rumah dengan memberikan Pekerjaan Rumah (PR), agar anak-anak tetap belajar di rumah melalui bimbingan orangtua.

"Kita meminta orangtua juga pro aktif membimbing anaknya di rumah, selama proses libur akibat kabut asap ini," kata dia.

Atas kondisi kabut asap yang menyebabkan udara di Pelalawan berbahaya dan jarak pandang hanya 200 meter, para siswa masih belum bisa mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.

"Belum bisa kita pastikan kapan jadwal kembali anak- anak masuk sekolah. Jadwal awal kita umumkan Senin (21/9) anak-anak kembali belajar, tetapi kita lihat lagi kondisi cuaca menjelang itu, sembari kita juga menunggu instruksi Dinas Pendidikan Provinsi Riau," jelas Salbiah.

Namun, lanjut dia, jika kabut asap berkurang dan kondisi udara mulai membaik, pihaknya akan menyampaikan ke masing-masing sekolah untuk melanjutkan proses belajar mengajar. "Tapi, jika udara masih tidak baik, libur akan di perpanjang lagi," terangnya.

Untuk menutupi ketertinggalan jam pelajaran anak-anak, pihak dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan dalam waktu dekat akan mengadakan Rapat, untuk penambahan jam belajar.

"Jika anak-anak sudah aktif belajar nanti, kita akan mengusulkan untuk di lakukan penambahan jam belajar setiap harinya. Ini dilakukan untuk menutupi ketertinggalan, minimal 1 Jam perhari," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin mengatakan, selain di Sumsel, titik panas juga tersebar di Provinsi Lampung, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung.

"Meningkat dibanding hari sebelumnya. Terbanyak di Sumsel. Ada 189 hotspot ‎terdeteksi," kata Sugarin.

Sementara di Riau, kata Sugarin, hotspot yang terdeteksi satelit sebanyak 5 titik. Di Pelalawan 3 titik, Inhil 1 titik dan Inhu 1 titik. Namun, secara umum cuaca wilayah Provinsi Riau berawan disertai kabut asap.

"Jarak Pandang di kotamadya Dumai hanya 300 meter dan di kabupaten Pelalawan hanya 200 meter pagi ini. Sementara di Pekanbaru mencapai 1.500 meter," terangnya‎.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP