Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kabut asap masih pekat, warga Dumai berencana ngungsi

Kabut asap masih pekat, warga Dumai berencana ngungsi kabut asap kebakaran hutan riau. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Kabut asap dari kebakaran hutan lahan di Kota Dumai, Riau pada Senin pagi semakin memekat. Banyak warga setempat berpikir untuk mengungsikan keluarga keluar kota yang bercuaca normal.

Rencana mengungsi ini terutama sekali bagi keluarga yang memiliki anak bayi dan balita, tentu saja dengan kondisi asap yang tak kunjung menghilang ini menimbulkan kekhawatiran akan kesehatan buah hatinya.

"Katanya sudah turun hujan buatan dan bom air, tapi cuaca masih berkabut. Kalau begini terus, anak-anak baiknya diungsikan saja ke kampung halaman di Sumatera Barat," kata Mimin, warga Dumai Selatan seperti dikutip dari Antara, Senin (24/6).

Alasan mengungsikan buah hati ke daerah Sumbar, menurutnya, karena dikabarkan cuaca di Provinsi Sumatera Barat dengan ibu kota Padang tersebut keadaan iklimnya baik dan berhujan sedang.

Dia mengaku, sejak munculnya kabut asap ini, ibu-ibu yang memiliki anak kecil lebih banyak berdiam diri di dalam rumah dan tidak bisa berkegiatan sehari-hari layaknya hari normal.

Selain itu, karena musim kemarau, membuat sumber air di sumur yang menjadi kebutuhan mendasar sehari-hari sudah menjadi kering dan terpaksa membeli air yang dijual per derigen 30 liter seharga Rp 2.500.

"Sejak kemarau yang diperparah dengan kabut asap, aktivitas jadi tidak lancar karena air sumur untuk keperluan sehari-hari berangsur kering dan kita terpaksa membeli air untuk kebutuhan mandi dan cuci," sebut Icha, warga Dumai lainnya.

Meski kebakaran hutan lahan sudah diupayakan pemadaman melalui hujan buatan dan bom air, namun kondisi kabut asap masih mengepul di udara dan bahkan berbau abu pembakaran. Warga setempat berharap kepada pemerintah agar secepatnya bertindak mengatasi cuaca yang tidak normal ini karena sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama anak-anak, ibu hamil serta kaum manula dan penderita sesak pernapasan.

\r\n (mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP