Kaburnya Labora jadi amunisi DPR buat serang Menkum HAM
Merdeka.com - Nama Aiptu Labora Sitorus kembali ramai menjadi pemberitaan belakangan ini. Penyebabnya, terpidana kasus pembalakan liar dan pencucian uang dengan vonis 15 tahun penjara itu kabur saat akan dieksekusi.
Saat itu tim dari Kemenkum HAM dikawal ratusan aparat Polres Sorong Kota dan Brimob Polda Papua Barat datang untuk mengeksekusi Aiptu Labora ke Lapas Cipinang Jakarta. Namun, mantan anggota Polres Raja Ampat, itu ternyata sudah melarikan diri.
Meski empat hari kemudian Aiptu Labora akhirnya menyerahkan diri, tetap saja kasus kaburnya Aiptu Labora ramai menjadi pemberitaan. Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Hamonangan Laoly pun menjadi orang yang ramai dikritik atas kaburnya Aiptu Labora.
Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan, kaburnya Labora merupakan bukti pengawasan yang dilakukan Menkum HAM Yasonna Laoly terhadap bawahannya amat lemah. Dia menilai, kaburnya Labora kesalahan penuh Yasonna.
"1.000 persen kesalahan Kementerian Hukum dan HAM," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (7/3). (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya