Kabur, pria pembawa ransel ngaku bawa bom & ditembaki warga pakai senapan angin
Merdeka.com - Ledakan terjadi di Kelurahan Pogar Kidul, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. Ledakan membuat sebuah rumah kontrakan di kelurahan tersebut rusak.
Usai ledakan, warga sempat mengejar seorang lelaki yang diduga menjadi penghuni rumah. Lelaki yang belum diketahui identitasnya tersebut berusaha lari.
Namun, warga gagal mengamankan lelaki tersebut. Sebab, lelaki yang tengah membawa tas tersebut sempat mengancam sedang membawa bom.
Mendengar kata bom, warga spontan menjaga jarak. Hanya saja sebelum kabur, ada warga yang sempat menembak lelaki tersebut dengan peluru gotri senapan angin.
Informasinya, ledakan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Mulanya, warga mengira ledakan berasal dari gas elpiji.
"Cuma kok sampai 5 kali. Begitu mendengar, warga menuju rumah kontrakan," beber Arif, salah satu warga Pogar Kidul, dikutip dari Liputan6.com, Kamis (5/7).
Saat kejadian dia tengah duduk-duduk. Saat ledakan terdengar, dia langsung ke lokasi. Saat itulah, ada pria yang hendak kabur keluar rumah, dengan menenteng tas. Diduga, lelaki itulah yang menghuni rumah.
Setelah gagal mengamankan lelaki yang mengontrak rumah, warga langsung masuk ke dalam rumah. Di sana, warga menemukan seorang bocah yang diduga anak dari penghuni rumah kontrakan. Bocah itu luka-luka dan dibawa ke rumah sakit.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya