Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kabur ke Luar Daerah, Mahasiswa Padang yang Lakukan Perusakan Diminta Kembali

Kabur ke Luar Daerah, Mahasiswa Padang yang Lakukan Perusakan Diminta Kembali Bentrokan di depan Gedung BPK. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Kapolda Sumbar Irjen Fakhrizal meminta mahasiswa yang kabur ke luar daerah karena takut ditangkap menyusul perusakan yang mereka lakukan saat demonstrasi berujung anarkis di DPRD Sumbar pada Rabu (25/9), agar kembali. Dia memastikan tidak akan menangkap para mahasiswa tersebut, namun pihaknya ingin mereka datang sendiri ke Polda Sumbar untuk memberikan keterangan.

"Kita minta mereka pulang ke Padang dan kembali melanjutkan pendidikan mereka. Saat ini kami telah periksa 15 orang dan saat ini kami ingin melakukan pemanggilan terhadap mahasiswa yang lain, ternyata mereka kabur ke luar daerah," katanya di Padang, Senin (30/9).

Dia memastikan tidak akan memproses mahasiswa yang melakukan aksi perusakan, namun meminta mereka meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama. Menurutnya, dari data yang dimiliki Polda Sumbar, mahasiswa yang diduga melakukan perusakan berasal dari berbagai perguruan tinggi di daerah itu, dan memang yang diamankan baru tiga orang dari Universitas Negeri Padang (UNP).

"Kami akan tangguhkan penahanan mereka dengan surat jaminan dari rektor dan orang tua. Kami mengimbau rekan mahasiswa yang lain agar datang ke Polda Sumbar untuk memberikan keterangan," katanya lagi.

Fakhrizal mengatakan tujuan awalnya aksi itu bagus karena unjuk rasa menyampaikan aspirasi dan itu diperbolehkan oleh undang-undang, tapi begitu mereka anarkis itu melanggar hukum.

"Makanya dengan kerusakan kantor DPRD, kami ambil tindakan," tutupnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP