Kabur dari Rutan Rengat, Agus Tato ditembak sipir
Merdeka.com - Agus Tato, seorang narapidana kasus pencurian kabur dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II B Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Senin (20/11) sekitar pukul 09.00 WIB. Kaki Agus ditembak karena melawan saat akan ditangkap sipir rutan.
Kepala Rutan Kelas II B Rengat Bejo Sukirman membenarkan kejadian itu. Dikatakannya, petugas sipir menembak Agus pada bagian betis sebelah kanan. Agus ditangkap 4 jam setelah kabur dari Rutan, pukul 13.00 WIB.
"Petugas sipir yang melihatnya langsung berusaha menyergap, tapi dia (Agus) melawan sambil memegang batu besar yang membahayakan petugas," ujar Bejo, saat dihubungi merdeka.com.
Bejo mengatakan, anak buahnya melakukan operasi penangkapan terhadap Agus di jalanan dekat rumahnya, Desa Redang Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu.
Setelah ditembak, Agus langsung dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Indrasari Rengat untuk mendapatkan perawatan medis.
"Agus merupakan terpidana kasus pencurian, yang divonis 3 tahun penjara. Padahal, sisa masa hukumannya 10 hari lagi," ujar Bejo.
Menurut Bejo, selama menjalani hukuman tiga tahun terakhir di Rutan Kelas II B Rengat Agus Tato terlihat berkelakuan baik. Sehingga Rutan Rengat memberikan kepercayaan kepadanya sebagai tahanan pendamping. Namun entah kenapa, Agus nekat kabur dari Rutan.
"Dia kan dipercaya untuk menyapu di halaman depan Rutan kita, tapi tidak berapa lama hilang. Setelah dicari-cari tak juga ada. Kita tungguin 2 jam tak juga datang, makanya langsung dikejar ke kampungnya dan ketemu di jalan," tandas Bejo.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya