Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kabur dari RSUD Wonosari Gunung Kidul, Pasien Covid-19 Ditemukan Meninggal di Selokan

Kabur dari RSUD Wonosari Gunung Kidul, Pasien Covid-19 Ditemukan Meninggal di Selokan Ilustrasi Mayat. ©shutterstock

Merdeka.com - Sesosok jenazah ditemukan di selokan depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wonosari Gunung Kidul. Diduga jasad tersebut merupakan pasien positif Covid-19 yang kabur saat hendak diisolasi.

Kasat reskrim Polres Gunungkidul, AKP Ryan Permana membenarkan telah ditemukan jenazah di selokan depan Ruang IGD RSUD Wonosari sedalam empat meter. Polisi yang datang ke lokasi kejadian mengevakuasi korban dan langsung dibawa ke ruang jenazah untuk dilakukan autopsi.

"Korban sudah dibawa ke Ruang Jenazah RSUD untuk dilakukan autopsi," kata Ryan, saat ditemui.

Dari hasil pemeriksaan, korban sudah dalam keadaan kaku dan posisi miring ke kanan. Di tubuh pasien Covid-19 yang kabur ini juga ditemukan katater yang masih menempel di kemaluan korban.

"Korban diduga adalah pasien di RSUD tersebut, kayaknya lari dari ruang perawatan," ungkap Ryan.

Direktur RSUD Wonosari, dr Heru Sulistyoningsih saat ditemui wartawan mengatakan bahwa korban merupakan pasien RSUD Wonosari yang masuk pada hari Jumat (2/3). Saat itu korban datang diantar anaknya, mengendarai sepeda motor.

Heru menyebut bahwa korban adalah AS (40) warga Padukuhan Getas RT 12 RW 3 Kalurahan Getas Kapanewon Playen Gunungkidul

"Masuknya baru kemaren, dan langsung mendapat perawatan di IGD karena bergejala Covid-19," kata Heru.

Usai dites, korban dinyatakan positif Covid-19 dan di isolasi di ruang IGD karena menunggu antrean ruang isolasi RSUD Wonosari yang penuh. Saat itu, korban sendiri sempat menelpon keluarganya dan meminta maaf.

"Ruang isolasinya kan penuh, jadi kita tampung dulu di IGD," ucap Heru.

Reporter: HendroSumber: Liputan6.com

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP