Kabur dari Lapas Hinai, Napi Larikan Motor dan Pakaian Warga
Merdeka.com - Warga sekitar Lapas Hinai mengaku terkejut dengan kerusuhan di penjara itu. Mereka terkejut melihat kejadian sipir dikejar napi.
"Agak heran juga, kok polisinya (sipir penjara) yang dikejar napi. Napinya semua gak pakai baju," kata Ani, seorang warga Desa Cempa, Kecamatan Hinai.
Tapi sebagian besar napi itu mengaku tidak ingin kabur. Mereka hanya mencari seorang sipir bernama Agripa.
"Ada polisinya yang sembunyi di rumah warga, tapi napinya bilang 'gak apa-apa Pak' kami bukan cari Bapak, kami cari yang mukul teman kami," cerita Ani sembari menirukan ucapan napi.
Sebagian besar napi, termasuk wanita, tampak memang tak ingin kabur. "Santai orang itu membeli sate di jalan sebelum kembali ke sekitar lapas," ucap Ani.
Meski sebagian besar tak ingin kabur, seratusan napi diperkirakan melarikan diri. Beberapa di antara mereka berlarian mencari jalan raya. Dalam upaya itu, ada yang melarikan sepeda motor warga.
"Tadi ada yang mencuri Vario di sana, di sini juga ada, salah satunya sudah tertangkap lagi, mungkin dia nggak tahu jalan," jelas Iwan, warga yang tinggal tak jauh dari gerbang depan Lapas.
Iwan juga menjadi korban dalam kerusuhan ini. Pakaian di jemurannya dilarikan napi. "Ada 3 kaus oblong sama 2 jins yang dilarikan," ujarnya.
Warga juga menceritakan, suara tembakan sempat terdengar dari sekitar Lapas. Para napi yang tak ingin melarikan diri bertahan di luar Lapas. Bagian depan penjara itu dirusak dan dibakar. Kendaraan yang ada di sana juga dibakar.
Para napi sempat melawan aparat kepolisian yang mencoba mengendalikan situasi. Mereka baru tenang setelah 100 prajurit Yonif-8 Marinir tiba di lokasi. Tak lama berselang 50 personel Kodim 0203 Langkat beserta 100 personel Raider 100 tiba dan membantu mengendalikan napi.
Menjelang magrib para napi akhirnya mau dibujuk untuk kembali ke dalam Lapas. Mereka dikumpulkan dan dimediasi untuk menyampaikan tuntutannya kepada pejabat Kemenkum HAM Sumut yang sudah berada di lokasi.
Setelah mediasi, napi dan tahanan dikembalikan ke bloknya masing-masing. Pintu Lapas pun kembali dikunci.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya