Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kabupaten Bogor Zona Merah Corona, Bupati Pertimbangkan Opsi Lockdown

Kabupaten Bogor Zona Merah Corona, Bupati Pertimbangkan Opsi Lockdown Bupati Bogor Ade Yasin. ©2020 Merdeka.com/Rasyid Ali

Merdeka.com - Bupati Bogor, Ade Yasin pasrah Kabupaten Bogor ditetapkan sebagai zona merah penularan Covid-19 oleh Satgas Nasional Covid-19 terhitung mulai Rabu (3/2).

Menurutnya, Satgas Nasional Covid-19 melihat angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Bogor menjadi yang tertinggi di Jawa Barat. Sehingga menetapkan Bumi Tegar Beriman sebagai daerah risiko tinggi penularan.

Saat ditetapkan sebagai zona merah, angka kematian akibat Covid-19 mencapi 304 orang per Rabu (3/2). Sementara angka kematian capai 81 orang.

"Mengikuti angka yang tertinggi, yang ditetapkan Pemprov Jawa Barat, sehingga Kabupaten Bogor menjadi zona merah. Itu warning buat kami agar menyelesaikan perbedaan data dan menekan angka penularan," kata Ade, Kamis (4/2).

Ade juga menilai, peran RT dan RW menjadi filter pertama dalam penanganan Covid-19 di akar rumput. Kata dia, RT dan RW harus mengetahui saat ada warga terinfeksi hingga meninggal.

"Harus gotong royong. Tugas RT dan RW harus tahu kalau ada warganya tertular. Jangan sampai barus diketahui positif saat sudah meninggal. Harus ikut memantau penegakkan protokol kesehatan," tegas Ade.

Pemkab Bogor pun membuka kemungkinan kembali memberlakukan lockdown (penghentian aktivitas) di sejumlah wilayah, mengingat masyarakat mulai abai dengan protokol kesehatan.

"Bisa saja. Tapi di sisi lain pemulihan ekonomi tetap harus berjalan. Makanya saya minta masyarakat untuk mematuhi lagi protokol kesehatan. Bantu kami supaya tidak terus seperti ini," kata Ade.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP