Kabasarnas belum hitung biaya pencarian dan evakuasi Trigana Air
Merdeka.com - Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya FHB Soelistyo, mengatakan timnya sudah kerja keras dalam bekerja pada saat ada bencana maupun kecelakaan transportasi. Dia mempersilakan masyarakat yang menilai kinerja Basarnas selama ini.
Terkait anggaran yang dihabiskan untuk pencarian dan evakuasi korban jatuh pesawat Trigana Air di Papua, Soelistyo menyatakan, pihaknya belum menghitung. "Kita (Tim SAR) sudah kerja keras. Untuk (Dana) belum dihitung, cuma sedikit, jauh lebih kecil dari evakuasi AirAsia, saya masih belum hitung dan saya tidak akan memberikan sesuatu yang tidak pasti," kata Soelistyo di Gedung Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (27/8).
Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat dana evakuasi Trigana Air tidak sebesar AirAsia. Salah satu faktor adanya bantuan logistik yang diberikan pemerintah.
"Anggota yang terlibat tidak sebanyak AirAsia, waktu evakuasi juga cepat sekali. Selain itu, unsur pemerintah membantu kita dalam logistik bagi komando," katanya.
Dirinya mengatakan dalam proses evakuasi Trigana selama lima hari, tim Basarnas telah berupaya semaksimal dan efisien mungkin. Namun, dirinya belum mengetahui bagaimana penilaian masyarakat terhadap lembaganya.
"Saya tidak tahu itu cepat atau tidak menurut publik. Tapi kita telah bekerja efisien," tukasnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya