Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kabar miring Menteri ESDM

Kabar miring Menteri ESDM Arcandra Tahar. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Sang doktor itu dilantik 27 Juli lalu oleh Presiden Joko Widodo. Belum genap sebulan memang. Namun kabar tak sedap sudah menghampirinya.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar dikabarkan memiliki status kewarganegaraan ganda. Informasi itu berembus tiba-tiba sejak akhir pekan lalu. Konon dia menjadi warga Amerika Serikat dan Indonesia.

Kabarnya, Arcandra sempat mengurus proses menjadi warga Negeri Abang Sam empat tahun lalu. Bahkan secara langsung dia mengakui hal itu.

Apalagi pada Sabtu (13/8) pekan lalu, Arcandra mendadak mendatangi Istana Negara. Dia menyatakan saat itu hanya silaturahim. Hal itu semakin menguatkan kabar miring berembus.

"Proses-proses yang di sana yang berkaitan dengan pertanyaan teman-teman sudah saya kembalikan," kata Arcandra kemarin.

Putra Minang itu juga menampik dia sudah berpindah kewarganegaraan.

"Ini istri saya, sudah kenal kan? Coba lihat tampangnya gimana? Orang Indonesia engga? Saya itu orang Padang asli, istri saya orang Padang asli. Lahir dan besar di Padang. Cuma saat kuliah S2, S3 saya di AS. Saya pergi ke AS pada 1996. Sampai saat sekarang saya masih memegang paspor Indonesia. Paspor Indonesia saya masih valid. Hayo, mau nanya apa lagi?" imbuh Arcandra.

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, juga angkat bicara soal status kewarganegaraan ganda Arcandra Tahar.

"Kami ingin tegaskan bahwa pak Arcandra Tahar itu adalah pemegang paspor Indonesia. Jadi beliau masuk ke Indonesia juga menggunakan paspor Indonesia. Jadi paspor Indonesia beliau itu masa berlakunya sampai tahun 2017," kata Pratikno di lapangan utama, Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, kemarin.

Menurut Pratikno, Archandra Tahar pulang ke Indonesia atas permintaan Presiden Jokowi. Dia enggan menjelaskan secara rinci informasi Archandra Tahar berkewarganegaraan ganda.

Pratikno menyatakan, Archandra mempunyai latar belakang baik di dunia. Prestasi dan karirnya juga moncer.

"Nah karena itu ketika Presiden panggil beliau untuk pulang, pak Archandra Tahar juga terpanggil untuk mengabdi. Jadi begitulah kira-kira yang bisa kami jelaskan. Sekali lagi kita tegaskan beliau adalah pemegang paspor Indonesia," ucap Pratikno.

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Ronny Franky Sompie, mengatakan sudah mengantongi informasi terkait status kewarganegaraan Arcandra. Namun, dia menyatakan semuanya akan dijelaskan oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM), Yasonna Hamonangan Laoly.

"Semua data yang didapat dari ESDM sudah didapat. Selanjutnya akan dikembalikan ke Kemenkumham," kata Ronny saat membuka Independence Day Bike Ride 2016 Kantor Imigrasi Kelas II Depok, di Universitas Indonesia (UI) Depok, kemarin.

Sayang Ronny enggan menyingkap sedikit soal hasil temuannya terkait status kewarganegaraan Arcandra. Menurut dia, pengawasan kewarganegaraan bukan hanya tugas Direktorat Jenderal Imigrasi, tetapi juga ada kaitannya dengan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum.

"Saya belum bisa menjelaskan detilnya. Informasinya satu pintu," tambah Ronny.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP