Kabakamla soal anak buah kena OTT: Proyek mana sih yang dimainkan?
Merdeka.com - Kepala Badan Keamanan Laut Laksamana Madya TNI AL Arie Soedewo mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu kata dia sebagai tindak adanya pejabat Bakamla yang terjaring OTT KPK kemarin, Rabu (14/12).
"Jadi paralel kita, habis ini kita akan datang," kata Arie selepas memimpin upacara peringatan HUT Bakamla ke-2/44 di Tugu Proklamasi, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (15/12).
Jenderal bintang 3 itu mengungkapkan, pihaknya akan menyambangi KPK untuk berkoordinasi tentang peristiwa detil yang terjadi. Sebab kemarin dirinya mendapat kabar Deputi Informasi Bakamla, Hukum dan Kerjasama, Eko Susilo Hadi bersama asistennya terjaring OTT KPK.
"Apa sih yang terjadi? Proyek mana sih yang dimainkan? Apa sih yang berkaitan dengan mana?" tutur Arie.
Dituturkan Arie, selama menjabat sebagai Deputi, Eko terbilang pejabat yang profesional dalam menjalankan tugasnya. "Ya selama ini baik-baik saja, mendengar, saya bilang, ini profesional ditangani kan kita enggak bisa dong suudzon, prejudice menjustice. Wah ini jelek, semua orang dikasih kepercayaan, beliau kan sudah lama di Bakamla berarti mengerti tata aturan, tata kelola," ungkap Arie.
Atas kejadian tersebut, pihaknya tak akan langsung mencari pengganti Eko di Deputi. Sebab kata dia tak mudah mencari pengganti eselon 1 karena butuh proses dan waktu.
"Ya tentukan tidak mudah untuk mengganti dan menempatkan Eselon 1 perlu proses dan waktu. Ya rencananya kalau memang ada dugaan itu menjadi benar saya ganti," pungkasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya