KA Sancaka hantam Daihatsu Taruna, satu orang tewas
Merdeka.com - Kereta Api (KA) Sancaka bernomor loko CC 2014, menghantam mobil Daihatzu Taruna F 1202 BS. Peristiwa ini terjadi di perlintasan tak berpalang pintu KM 182+8 Spoor di Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Rabu (13/6) sekitar pukul 09.30 WIB.
Satu orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Korban meninggal adalah Rahmad Winoto, pengendara mobil Taruna.
"Korban adalah si pengendara mobil atas nama Rahmad Winoto warga Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Ngawi," terang Kapolsek Geneng, AKP Partono saat dihubungi melalui telpon selulernya, Rabu (13/6).
Menurut Pratono, dari sejumlah saksi mata yang dimintai keterangan oleh pihaknya, sebelum dihantam KA Sancaka, mobil yang dikendarai Rahmad sempat mati mesin saat melintas tepat di perlintasan tak berpalang pintu di Desa Tambakromo.
"Dari informasi yang kami kumpulkan, insiden tersebut terjadi ketika mobil yang dikendarai korban, secara tiba-tiba mati mesin saat berjalan perlahan di atas rel. Tak lama kemudian langsung dihantam kereta yang lewat," kata dia.
Akibat dihantam KA Sancaka, mobil yang dikemudikan Rahmad terseret sejauh 15 meter. Sedang Rahmad yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Ngawi tersebut, langsung terpental keluar dari mobil dan tewas seketika karena luka di bagian kepala.
"Saat ini, jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD dr Soeroto Ngawi. Selain itu, kami juga mengevakuasi mobil Taruna milik korban."
Dan saat ini, kereta eksekutif bisnis tersebut, sudah kembali melanjutkan perjalannnya menuju Yogyakarta setelah sempat diberhentikan di stasiun Geneng. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya