Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KA pengangkut semen tabrak pikap di Sragen, 2 orang tewas

KA pengangkut semen tabrak pikap di Sragen, 2 orang tewas Ilustrasi Orang Ditabrak Kereta. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua warga Dukuh Gerenjeng, Desa Trosobo Sambi, Boyolali, tewas di tempat setelah pikap yang mereka tumpangi tertabrak kereta api pengangkut semen, di jalur Solo-Semarang, Senin (7/5). Kedua korban bernama Dhevi Kurnia (31) dan Lina Indriani (31). Korban yang mengendarai mobil berpelat nomor AD 1888 Q tak melihat ada kereta sedang melintas dari arah Purwodadi.

Sehingga benturan keras terjadi hingga mobil yang mereka tumpangi ringsek dan terseret hingga puluhan meter. Korban tewas seketika di lokasi kejadian, tepatnya di perlintasan tanpa palang pintu Desa Dempol, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen.

"Kejadiannya pukul 10.30 tadi. Mereka mau menyeberang dari arah Solo ke barat. Mereka sepertinya tidak mendengar ada kereta api lewat. Dan tahu-tahu ada suara duar, kencang sekali," ujar Susilo (50) warga setempat.

Susilo mengatakan, kedua korban kondisinya mengenaskan. Mereka terjepit di dalam mobil dengan luka patah kaki dan bagian kepala cukup parah.

Kapolres Sragen AKBP Arief Budiman membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini jenazah kedua korban sudah di evakuasi oleh petugas dan dibawa ke rumah sakit.

"Jadi mobil pikap ini menyeberang di perlintasan kereta api yang tak ada pintunya. Kondisinya memang membahayakan, tak ada palang pintunya," katanya.

Arief menerangkan, pihaknya segera menginventarisir semua perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang ada di wilayahnya. Pihaknya akan berkomunikasi dengan PT KAI dan Pemkab Sragen agar melakukan langkah-langkah nyata untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP