Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Juru parkir Malioboro tolak relokasi karena takut pendapatan turun

Juru parkir Malioboro tolak relokasi karena takut pendapatan turun Parkir Malioboro direlokasi. ©2016 merdeka.com/kresna

Merdeka.com - Rencana pemerintah Kota Yogyakarta merelokasi parkir di sepanjang trotoar Jalan Malioboro ke Taman Parkir Abu Bakar Ali, mendapat penolakan dari juru parkir di sana. Relokasi tersebut rencananya akan diaktifkan pada 4 April mendatang.

Koordinator Juru Parkir Malioboro, Sigit Karsono Putro mengatakan penolakan tersebut dilakukan karena relokasi parkir berdampak pada kesejahteraan para juru parkir.

"Kesejahteraan kita yang terancam. Kalau dipindah nanti space berkurang, otomatis berkurang juga pendapatan," katanya saat dihubungi merdeka.com, Rabu (31/3).

Menurutnya parkir sepanjang sisi timur Malioboro cukup untuk 4.600 motor, namun di parkiran bertingkat Abu Bakar Ali, hanya cukup 2.800 motor saja. Selain itu tidak semua Jukir bisa terwadahi di lokasi yang baru.

"Enggak semua bisa. Padahal kita ada 200-an jumlah jukirnya. Harapan kita harus ada kesepakatan dulu dengan pemerintah sebelum relokasi," ujarnya.

Saat ini juru parkir pun berharap relokasi tersebut ditunda terlebih dahulu. Pemerintah seharusnya bisa memberikan solusi terbaik buat para juru parkir.

"Saat ini kita cuma ingin itu ditunda dulu sampai ada kesepakatan. Kami juga menolak kalau relokasi tetap dilaksanakan," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP