Juru Parkir di Pamulang tewas bersimbah darah usai tenggak miras
Merdeka.com - Seorang juru parkir di depan perumahan Witanaharja, Pamulang, ditemukan tewas. Diduga korban tewas setelah menenggak miras oplosan.
Dermawan alias Ateng (40), ditemukan tewas di area pertokoan SH 22 Pamulang, Sabtu (15/4) dini hari. Warga asal Kuningan, Jawa Barat, itu ditemukan dalam kondisi badan tertelungkup dan bersimbah darah.
Diding, petugas keamanan di lokasi yang juga menjadi saksi menuturkan, dirinya saat itu sedang keliling menggunakan sepeda motor masuk ke area Pertokoan SH 22. Lalu dia melihat sesosok mayat laki laki tergeletak dilantai.
"Saya mengenali korban tersebut, kondisinya bersimbah darah. Lalu saya ajak Udin (tukang rokok) untuk melaporkan ke Polsek Pamulang," katanya.
Diding juga mengatakan, korban diketahui merupakan seorang tunawisma yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang parkir di kawasan tersebut. Bahkan korban dikenal sering mengonsumsi miras.
Kasat reskrim Polres Tangsel AKP Ahmad Alexander menuturkan, dari hasil olah TKP sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada fisik korban.
"Adapun bercak darah diduga dari organ dalam karena konsumsi minuman keras yang berkelanjutan dan berlebihan. Jenazah korban saat ini dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan lanjut," ujar Alex.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya