Juru Parkir dan Ojek Online di Makassar Bentrok, 1 Orang Terluka
Merdeka.com - Puluhan juru parkir (jukir) terlibat bentrok dengan massa pengemudi ojek online (ojol) di area terowongan Mal Panakukang, Makassar, Senin (13/5) jelang berbuka puasa.
Akibat bentrokan tersebut, seorang pengemudi ojol mengalami luka robek di jidat terkena hantaman benda tumpul yang dilayangkan oleh sejumlah jukir.
"Baik korban dan pelaku serta beberapa saksi sementara dimintai keterangannya di Mapolsek Panakukang," kata Kapolsek Panakukang Kompol Ananda.
Korban yang merupakan pengemudi ojol, Irfan (17) diketahui mengalami luka robek di bagian wajahnya akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh pelaku, Hendra (18) jukir bersama rekannya yang kerap beraksi di bawah terowongan Mal Panakukang, Makassar.
"Jadi saat bentrok, ada seseorang berteriak bom. Sehingga pengunjung Mall Panakukang Makassar berhamburan ke luar hingga area perparkiran di bawah terowongan mal. Jadi isu bom itu hoaks yang ada hanya bentrokan," terang Ananda.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan pihaknya sudah mempertemukan perwakilan kedua belah pihak yang terlibat bentrok tersebut.
"Pihak pengelola parkir di area terowongan mal dan pihak ojol (Grab) sudah kita pertemukan dan berdamai," tutur Wahyu.
Meski demikian, pihaknya tetap akan melanjutkan proses hukum terhadap adanya unsur perbuatan pidana di dalamnya.
"Kita harap tak ada lagi kejadian berlanjut. Semua sudah selesai. Yang terbukti pidana kita tetap akan proses hukum," ujar Wahyu.
Ia mengatakan motif terjadinya bentrokan antara pengemudi ojol dan jukir tersebut, diduga karena perselisihan biasa. Sehingga ke depannya, ia berharap kejadian yang ada tak lagi berulang.
"Sekali lagi isu bom di Mal Panakukang itu tidak benar. Tapi yang ada peristiwa bentrok antara para jukir dan pengendara ojol. Tapi semuanya cepat tertangani dan situasi sudah kembali kondusif," Wahyu menandaskan.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya