Juru Mudi Tugboat Tenggelam di Perairan Bunyu Kaltara Ditemukan Tewas
Merdeka.com - Nasir, satu dari dua Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat Fortunsius yang tenggelam di perairan Pulau Bunyu, Bulungan, Kalimantan Utara, jelang tengah hari tadi ditemukan tewas mengambang. Tim SAR masih mencari satu ABK lain dari peristiwa itu.
"Benar, ditemukan sejauh kurang lebih 3 mil dari titik lokasi tenggelam tugboat," kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Kelas A Balikpapan, Octavianto, Rabu (14/11).
Jasad mengambang di perairan itu langsung dievakuasi tim SAR gabungan ke Puskesmas Bunyu, untuk proses identifikasi. Dari hasil identifikasi korban diketahui bernama Nasir, juru mudi tugboat. Jenazahnya kini sudah diserahkan ke keluarga.
"Pencarian masih kita lakukan di perairan. Baik itu pencarian di permukaan perairan, maupun dengan penyelaman diantaranya tim Basarnas sedalam kurang lebih 15 meter. Satu korban lagi ini, diduga terjebak dalam kapal," ujar dia.
Meski demikian, menurut Octavianto, pencarian hari ketiga hari ini bukan tanpa kendala. "Ombak tinggi, arus kencang, membahayakan tim rescue. Penyelaman lanjut kalau kondisi mendukung," ungkap Octavianto.
Diketahui, tugboat Fortunsius milik PT Garda, sekira pukul 07.00 Wita, Senin (12/11), dilaporkan Polair Tarakan, tenggelam di perairan laut pulau Bunyu, Bulungan, Kalimantan Utara.
Namun demikian, dari keterangan enam ABK selamat, tenggelamnya tugboat terjadi saat tugboat hendak melego jangkar di laut. Diduga, Belakangan, tugboat mengalami kebocoran hingga tugboat pun tenggelam.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya