'Jurnalis profesi terpuji, jangan hina kami dong'
Merdeka.com - Pernyataan bernada penghinaan oleh Kapolres Way Kanan, Lampung, AKBP Budi Asrul Kurniawan terhadap profesi jurnalis membuat berang awak media di Palembang. Puluhan wartawan menggelar aksi damai di Mapolda Sumsel dengan tuntutan Kapolri menindak tegas anak buahnya itu.
Massa mayoritas berasal dari wartawan yang biasa memburu berita kriminal, baik lokal Palembang maupun nasional. Turun ke jalan juga pengurus organisasi wartawan dan desk liputan lain.
Tidak Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang, Muhammad Muslim mengatakan, jurnalis adalah profesi terpuji karena menginformasikan suatu keadaan kepada masyarakat. Jurnalis juga menjadi bagian dalam menjaga kestabilan dan ketenangan bangsa.
"Karena terpuji itu maka kami memilih menjadi jurnalis sebagai pekerjaan kami. Tapi jangan hina kami begitu dong," ungkap Muslim, Selasa (29/8).
Lebih dari itu, kata dia, jurnalis juga kerap berhubungan langsung dengan instansi kepolisian sehingga akhirnya menjadi mitra. Institusi polri juga bisa dipercaya masyarakat karena peran serta jurnalis yang memberitakan setiap keberhasilan polri dalam mengungkap kasus.
"Kepercayaan publik terhadap polri tetap kuat karena beragam ungkap kasus selalu kami informasikan, sebelum demo ini kami ngeliput tersangka pembunuhan driver online. Sayang profesi kami dihina oleh Kapolres Way Kanan, kami kecam penghinaan itu," ujarnya.
Massa menuntut Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan sanksi tegas kepada AKBP Budi karena telah melecehkan dan menghina profesi wartawan dengan menyamakan profesi jurnalis sebagai kotoran hewan. Padahal, ayah Kapolri Tito sendiri merupakan wartawan tulen hingga akhir hayatnya.
"Kami tidak terima dihina begitu, mesti ditindak tegas. Kami harap kejadian ini tidak terulang lagi," pungkasnya. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya