Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Klaster Perumahan Kota Bogor Terus Bertambah

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Klaster Perumahan Kota Bogor Terus Bertambah Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Satgas Covid-19 Kota Bogor mengonfirmasi kasus positif Covid-19 di Perumahan Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, bertambah tujuh menjadi 32 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno menjelaskan, berdasarkan 55 sampel swab PCR, tujuh orang positif dan 48 negatif.

"Jadi totalnya 25 ditambah tujuh menjadi 32 orang saat ini," kata Retno, Kamis (20/5).

Saat ini, Satgas Covid-19 Kota Bogor memberikan penanganan khusus untuk mengisolasi sementara perumahan tersebut.

Sementara, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, kepada tujuh tambahan kasus ini sudah diberikan treatment, baik memastikan isolasi hingga kebutuhan logistik dan obat-obatan.

“Yang tidak ada gejala tetap isolasi mandiri di rumah, yang ada gejala nanti diarahkan ke rumah sakit. Mayoritas sejauh ini gejalanya ringan saja, jadi isolasi mandiri. Tapi kami standby-kan petugas untuk memonitor kondisi kesehatan warga setiap hari,” ujarnya.

Menurutnya, kasus di Perumahan Griya Melati ini harus menjadi pelajaran bagi kader-kader RW Siaga di wilayah lainnya.

“Ini angka (positif) yang sangat besar (dalam satu lingkungan). Tentu ini menjadi atensi khusus bagi Satgas dan menjadi peringatan bagi RT/RW se-Kota Bogor agar tidak lalai mengidentifikasi orang yang baru datang dari luar kota,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi warga yang baru datang dari luar kota, lanjut Bima, sudah dilakukan penguatan di wilayah.

“Saya dan Pak Kapolresta menginstruksikan RT RW untuk mengikuti prosedur yang telah disepakati. Kalau ada yang pulang dari luar kota langsung di antigen, protokol kesehatannya seperti apa setelah itu. Jadi penguatannya di PPKM Mikro,” terangnya.

“Warga yang datang, lapor. Ataupun tidak lapor, kalau ada informasi langsung diarahkan segera swab antigen di Puskesmas. Wajib,” tandas Bima.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP