Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jubir HTI jadi pembicara di UGM, panitia berdalih mengundang secara personal

Jubir HTI jadi pembicara di UGM, panitia berdalih mengundang secara personal Tweet HTI masuk UGM. ©2018 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto dijadwalkan menjadi penceramah di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM). Ismail Yusanto menjadi pembicara di Masjid Kampus UGM atas undangan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kerohanian Islam dan Lembaga Dakwah UGM, Jama'ah Shalahuddin (JS).

Sekretaris UKM JS, Ahmad Fauzan menjabarkan diundangnya Ismail tak lepas dari perannya sebagai alumni UGM yang juga alumni JS tahun 80-an. Ismail, kata Fauzan, juga pernah menjadi ketua UKM JS dan Ketua Ramadan di UGM.

Fauzan menguraikan pihak JS saat mengundang Ismail sudah terlebih dahulu mempertimbangkan status Ismail sebagai juru bicara HTI. Meskipun demikian pihaknya memastikan tak mengundang Ismail dalam kapasitas seorang juru bicara HTI tetapi lebih pada alumni JS.

"Sebenarnya kita mempertimbangkan, Kita menggarisbawahi tidak mengundang beliau sebagai Jubir HTI tapi personal. Pak Ismail sebagai alumni, konteksnya seperti itu," tegas Fauzan.

Fauzan menguraikan dalam ceramahnya, Ismail tidak akan menyinggung ide khilafah. Tetapi akan menyampaikan tentang konsep Islam dalam implementasi kehidupan kontemporer.

"Tema-tema yang diangkat tema-tema keilmuan, tema yang menentukan UKM. (Ismail) temanya konsep Islam dalam implementasi kehidupan kontemporer. Kita mempersilakan alumni kita untuk bisa memberikan ilmu-ilmunya," urai Fauzan.

Terkait pencoretan nama Ismail sebagai penceramah oleh pihak UGM, Fauzan akan terus menjalin komunikasi. Fauzan menawarkan opsi, salah satunya tetap dengan mengadakan diskusi panel dan satu lagi memang akan benar-benar diganti sebagai penceramah.

"Jadi memang kita sedang mencari dua opsi. Memang nanti diganti atau memang nanti bisa jadi kita tetap adakan (Ismail sebagai penceramah) tapi jadi panel," ulas Fauzan.

Sementara itu, seorang anggota JS, Arif menambahkan jika saat ini secara hukum, Ismail tak lagi menjadi juru bicara HTI. Sedangkan secara pribadi, lanjut Arif, Ismail saat ini juga tak sedang tersandung kasus hukum.

"Kalau seandainya ada kecurigaan acara ini sengaja didesain menyebarkan ide khilafah, untuk menetralisir itu kita panel dengan penceramah yang tidak ada kaitannya dengan HTI. Pak Ismail sendiri tidak pernah membawa ide-ide tentang khilafah ke UGM," tutup Arif.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP