Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi ungkap alasannya ajak bikers touring ke Pelabuhanratu

Jokowi ungkap alasannya ajak bikers touring ke Pelabuhanratu Jokowi touring. ©Facebook/Jokowi

Merdeka.com - Touring ke Sukabumi dengan menunggangi chopperland, Presiden Joko Widodo mengajak komunitas pecinta otomotif khususnya motor modifikasi. Bukan tanpa alasan Jokowi mengajak mereka. Jokowi ingin mereka meninjau secara langsung pelaksanaan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

"Saya ingin mengajak kawan-kawan dari klub-klub motor untuk sama-sama melihat Padat Karya Tunai yang ada di desa-desa," kata Jokowi di Pesanggrahan Tenjo Resmi, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu. Seperti dilansir Antara.

Jokowi mengaku sangat menikmati touring menggunakan motor Royal Enfield Bullet 350 cc itu. "Jalannya juga sangat berkelok-kelok dan ingin sekaligus mengenalkan Pelabuhan Ratu," ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi mengaku terbiasa mengendarai sepeda motor sejak sebelum menjabat sebagai Wali Kota Solo. Kepala Negara menyebut, terakhir kali mengendarai sepeda motor dengan jarak jauh dilakukan sewaktu kunjungan ke Papua. Saat Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meninjau pembangunan jalan Trans Papua.

"Sebelum ini di Papua. (Motor) Trail itu lumayan juga, 10-an kilometer," jelas Jokowi.

Sebelumnya, Presiden mengingatkan masyarakat untuk mengendarai sepeda motor sesuai dengan tata tertib lalu lintas dan mengenakan perlengkapan keselamatan, seperti helm. Kepala Negara bersama sejumlah klub motor telah mengendarai roda dua sejauh 30 kilometer dimulai dari Kantor Kecamatan Bantar Gadung Kabupaten Sukabumi menuju Desa Pasir Suren dan Desa Citarik di Kecamatan Pelabuhanratu.

Jokowi telah mengunjungi Desa Citarik di Kecamatan Pelabuhan ratu untuk meninjau meninjau proyek perbaikan irigasi, pembangunan kolam retensi, dan tembok penahan tanah longsor. Proyek Padat Karya Tunai tersebut dibangun memanfaatkan Dana Desa Citarik 2018 senilai total Rp 771 juta. Presiden menjelaskan untuk Provinsi Jawa Barat terdapat 711 titik proyek Padat Karya Tunai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan dana Rp 159 miliar.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP