Jokowi: Tinggalkan warisan kolonial mental budak dan pecundang
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan tantangan yang bakal di hadapi bangsa Indonesia ke depan. Menurut dia, Indonesia adalah bangsa petarung yang harus optimis menghadapi tantangan zaman yang semakin modern.
Jokowi mengatakan, Indonesia adalah bangsa petarung yang berani berjuang dengan kekuatan sendiri meraih kemerdekaan. Indonesia, kata Jokowi, merebut kemerdekaan berkat perjuangan para pahlawan, ulama, para santri, pemimpin agama-agama dan pejuang dari seluruh pelosok Nusantara.
"Semua itu harus membuat kita semakin bangga pada Indonesia, negeri yang kita cintai bersama. Semua itu, harus membuat kita percaya diri untuk menghadapi masa depan. Kita harus meninggalkan warisan kolonialisme, yang menjadikan bangsa kita bermental budak, karakter rendah diri, pecundang dan selalu pesimis dalam melihat hari esok," kata Jokowi dalam sidang bersama DPR-DPD di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5).
"Indonesia harus membuang jauh-jauh mentalitas negatif yang membuat sesama anak bangsa saling mencela. Saling mengejek dan saling memfitnah. Karena kita adalah bersaudara, saudara se-Bangsa dan se-Tanah Air," tambah politikus PDIP ini.
Jokowi pun mengingatkan, Indonesia harus membangun fondasi kultural yang kuat. Kita, kata Jokowi, juga harus bersatu dan berdiri gagah untuk menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks, yang semakin ekstrem, dan berubah dengan sangat cepat. Hanya bangsa yang cepatlah yang akan memenangi persaingan global.
Indonesia, lanjut dia, harus ingat bahwa kita pernah menjadi tempat bagi negara lain untuk belajar, belajar tentang Islam, belajar tentang seni budaya, belajar tentang ilmu pengetahuan dan teknologi dan lain-lain.
"Kebanggaan inilah yang harus kita rebut kembali, kebanggaan terhadap kreasi dan karya sendiri, kebanggaan terhadap produk sendiri," tutur dia.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya