Jokowi tidak hapus subsidi BBM hanya batasi penggunanya
Merdeka.com - Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan tidak akan ada penghapusan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Tetapi yang ada adalah mengefisiensikan alokasi BBM bersubsidi bagi rakyat yang membutuhkan.
Mengenai cara, Jokowi akan mengalih gunakan BBM yang digunakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk diberikan kepada rakyat. Karena menurutnya, PLN seharusnya menggunakan sumber daya lain untuk menghasilkan listrik.
"Efisiensi, contoh PLN. Kenapa subsidi mereka besar? Karena pakai BBM. Harusnya pakai gas, pakai batu bara, bio termal, banyak sekali," jelasnya usai bertemu Ginandjar Kartasasmita di Jalan Daksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/6).
Capres dengan nomor urut dua ini menegaskan, subsidi seharusnya digunakan oleh rakyat kecil. Sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang digunakan untuk subsidi tepat sasaran.
"Subsidi itu rakyat kecil. Ojek itu boleh gak? Subsidi itu diberikan kepada yang tepat sasaran, seperti yang menikmati yang kecil-kecil," jelasnya.
Pasangan cawapres Jusuf Kalla (JK) ini mengungkapkan, seharusnya subsidi tidak hanya diberikan untuk BBM saja. Tetapi ada bantuan dari negara untuk rakyat kecil dengan profesi petani dan nelayan.
"Subsidi itu seharusnya dipakai untuk hal-hal yang berkaitan dengan yang sangat membutuhkan. Untuk subsidi sembako, pupuk, pestisida, motor bagi nelayan, bensin bagi nelayan," tutupnya.
Sebelumnya, Jokowi mendapatkan dukungan dari Ikatan Persaudaraan Ojek Indonesia. Dia menjanjikan tidak akan melakukan penghapusan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Saya ucapkan terima kasih atas dukungan ini. Kedua, keinginan (tidak menghapus) untuk subsidi BBM tidak ada masalah. karena bagi rakyat kecil adalah sebuah keharusan dan kewajiban negara," jelasnya usai melakukan rapat internal di Rumah Partai Kerja Sama, Jalan Borobudur nomor 18, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/6). (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya