Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi tegaskan sebagai panglima tertinggi, Moeldoko nilai agar tak gaduh

Jokowi tegaskan sebagai panglima tertinggi, Moeldoko nilai agar tak gaduh jokowi di hut tni ke-70. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Presiden Joko Widodo menegaskan posisinya sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata. Penegasan itu disampaikan di tengah polemik dan kegaduhan politik dalam negeri setelah pernyataan Panglima TNI Gatot Nurmantyo terkait impor 5.000 senjata. Setelah itu, Jokowi juga menegaskan agar semua pihak menahan diri dan tidak menimbulkan kegaduhan.

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko melihat, penegasan Jokowi sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata untuk meredam situasi di dalam negeri. "Tidak ingin memunculkan kegaduhan baru," ujarnya di kantor PARA Syndicate, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (4/10).

Dia juga mengingatkan agar semua pihak bersama-sama menjaga stabilitas keamanan daripada berpolemik. Sebab, itu penting buat masyarakat.

"Intinya adalah masyarakat Indonesia perlu mendapatkan sebuah kondisi yang teduh, nyaman, aman. Tidak menginginkan kegaduhan dari waktu ke waktu," kata Moeldoko.

Moeldoko juga mengingatkan, ancaman dari luar negara harus diperhatikan. Karena itu, energi jangan dihabiskan hanya untuk masalah baru yang muncul di dalam negeri.

"Jauh lebih penting ancaman di luar, jangan sampai tidak kita kenali dengan baik dan justru kita memunculkan ancaman baru yang justru kita ciptakan sendiri. Padahal ancaman luar yang harus kita sikat," jelasnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP