Jokowi soal menteri gaduh: Jangan ributkan sesuatu yang belum tuntas
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said dan Menko Kemaritiman Rizal Ramli untuk tidak saling berseteru dan buat gaduh. Jokowi juga mengingatkan agar para Menteri tak saling mengklaim sebuah keputusan yang belum diputuskan presiden, termasuk keputusan pengembangan blok masela di Maluku.
"Jangan ributkan sesuatu yang belum tuntas, yang belum saya putuskan. Ini sebuah pekerjaan besar. Saya perlu banyak dengar dari kiri, kanan, atas, bawah. Kalau hal kecil langsung saya putuskan," kata Jokowi usai meninjau persiapan KTT OKI ke-5 di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (4/3).
"Kalau hal yang menyangkut jangka panjang, betul-betul saya perlu ada masukan, ada input-input yang betul, sehingga keputusannya itu jernih dan benar bagi negara," tambah Jokowi dengan nada yang cukup tinggi.
Jokowi juga menegaskan, sebaiknya para menteri hanya fokus untuk bekerja, bukan hanya saling serang dan membuat kegaduhan.
"Bahwa para menteri harus fokus pada kerja, bekerja, pelayanan, kerja nyata untuk masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Jokowi enggan menjawab apakah akan memanggil Sudirman Said dan Rizal Ramli.
Seperti diketahui, Rizal Ramli mengklaim pemerintah telah memutuskan pengembangan Blok Masela dengan metode onshore atau pipa darat, sementara Sudirman Said menyatakan Presiden Joko Widodo belum mengambil keputusan.
Perbedaan pendapat antara Sudirman dan Rizal Ramli tidak hanya kali ini saja. Kedua juga sempat menghebohkan publik lantaran beda pendapat soal program listrik 35 ribu megawatt.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya