Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi sebut Vaksin Gotong Royong Masih Terbatas

Jokowi sebut Vaksin Gotong Royong Masih Terbatas Jokowi tinjau lokasi pembangunan ruas jalan tol Pekanbaru-Bangkinang. ©2021 Biro Pers - Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui saat ini masih terdapat kendala terkait penyediaan vaksin gotong royong yang masih sedikit. Dia mengatakan saat ini Indonesia baru mendapatkan suplai vaksin gotong royong yaitu 420.000 dosis.

"Vaksin gotong royong bagi perusahaan dan industri ini memiliki masalah suplainya targetkan 37 juta dapat vaksin gotong royong tapi baru masuk ke negara kita Indonesia 420 ribu masih kecil sekali," kata Jokowi saat meninjau vaksinasi massal di PT Bintan Inti Industrial Estate Kab Bintan, Rabu (19/5).

Dia mengatakan saat ini untuk mendapatkan vaksin harus berebut. Sebab kata dia seluruh dunia ingin mendapatkan pasokan vaksin demi meredam pandemi di negara masing-masing. Walaupun demikian, Jokowi berjanji akan memberikan prioritas untuk Batam agar mendapatkan vaksin gotong royong.

"Memang ini jadi rebutan, saya nanti akan diberikan prioritas untuk Batam terutama untuk industri," ungkapnya.

Sementara itu, Jokowi juga meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Seluruh masyarakat harus mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Khususnya Anambas yang alami peningkatan kasus.

"Saya titip pakai masker, itu sudah memproteksi sekitar 95 persen, masyarakat kita kalau kemanapun pakai masker sudah memproteksi 95persen ini penelitian WHO, tidak hanya Anambas tetapi semuanya sama, harus pakai masker," tegasnya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP