Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi Salat Istiska, Khatib Sebut Membakar Hutan dan Lahan Dosa Besar

Jokowi Salat Istiska, Khatib Sebut Membakar Hutan dan Lahan Dosa Besar Presiden Jokowi salat minta hujan. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) salat istiska di Masjid Amrullah Pangkalan Udara TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, Selasa (17/9). Jokowi ditemani Gubernur Riau Syamsuar, Wagub Edi Natar Nasution, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo dan Ketua PWNU Riau Tengku Rusli Ahmad.

‎Salat memohon hujan kepada Allah SWT tersebut dipimpin Imam Khairunnas Jamal, dan khatib adalah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau M Fakhri.

Kepada jemaah, Fakhri mengatakan perbuatan membakar hutan dan lahan merupakan dosa besar yang akan dipertanggungjawabkan di akhirat.

"Tidak ada yang boleh mengazab dengan api kecuali Allah. Bahkan, sarang semut sekali pun tidak boleh dibakar. Apa lagi membakar hutan dan lahan. Ini dosa yang besar," kata khatib.

Usai salat, Jokowi dijadwalkan ‎akan ke lokasi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan Riau. Di sana, Jokowi sudah ditunggu Kapolres AKBP Kaswandi Irwan dan Bupati HM Harris.

BMKG pada Selasa pagi melaporkan konsentrat polutan PM10 yang terkandung pada jerebu terpantau pada kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya di Kota Pekanbaru.

"Jarak pandang di Pekanbaru hanya 800 meter," ujar Staf Analisis BMKG Stasiun Pekanbaru, Agus.

Sementara itu, jarak pandang di daerah lainnya masih cukup buruk seperti di Kota Rengat kini 800 meter, Kota Dumai 900 meter dan Kabupaten Pelalawan 600 meter.

Satelit Terra Aqua mendeteksi 498 titik panas yang jadi indikasi karhutla di Sumatera. Daerah paling banyak adalah Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 194 titik, Jambi 174 titik, sedangkan di Riau ada 60 titik.

Khusus di Riau, dari 60 titik panas tersebut paling banyak di Kabupaten Rokan Hilir dengan 27 titik dan Pelalawan 11 titik. Kemudian di Kota Dumai ada 8 titik, Kabupaten Indragiri Hulu 6 titik, Indragiri Hilir 4 titik, Bengkalis 2 titik dan Kuansing serta Kampar masing-masing satu titik panas.

Dari jumlah tersebut, ada 41 yang dikategorikan titik api. Lokasi paling banyak juga di Rohil dan Pelalawan yang masing-masing ada 23 titik dan tujuh titik.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP