Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi: Perlu Pengalaman Memerintah Indonesia, Jangan Coba-Coba Dong

Jokowi: Perlu Pengalaman Memerintah Indonesia, Jangan Coba-Coba Dong Jokowi. ©Liputan6.com/Hanz Salim

Merdeka.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo mengatakan, pengalaman sangatlah dibutuhkan dalam memimpin suatu negara. Dalam sambutannya di acara Deklarasi Alumni UI untuk Jokowi-Amin, Jokowi menceritakan pengalamannya ketika pertama kali dipercaya untuk memimpin Kota Solo.

Saat itu adalah kancah Pilkada Solo tahun 2005, dan Jokowi merupakan seseorang yang sebelumnya bekerja di dunia usaha sehingga tidak banyak yang mengenalnya. Ia berhasil menang walau tipis. Namun, Jokowi tetap mensyukuri kemenangannya dan belajar dari pengalamannya dalam mengelola Kota Solo.

"Apa yang saya alami saat itu membuat saya banyak terkaget-kaget dan pusing karena memang belum memiliki pengalaman pemerintahan. Itu yang saya sampaikan, diperlukan pengalaman memerintah, apalagi untuk negara Indonesia yang besar ini. Jangan coba-coba dong," ujar Jokowi kepada para peserta deklarasi di Plaza Tenggara, Komplek GBK, Jakarta, Sabtu (12/1).

Ia mengaku, butuh proses dan waktu setengah tahun untuk ia belajar setiap harinya dalam mengelola Kota Solo. Sebab, manajemen birokrasi pemerintahan dengan bisnis sama sekali berbeda.

Pengalamannya pun mulai bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Pada saat periode kedua menjadi walikota, Jokowi berhasil memenangkan suara sebesar 91 persen tanpa mengeluarkan biaya untuk kampanye.

"Kemudian dengan pengalaman itu masuk ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu Gubernur DKI. Juga orang kira waktu saya masuk DKI tidak ada yang kenal, sangat sedikit yang tahu," ucapnya.

Jokowi mengatakan, ketika ia akhirnya menjadi presiden, permasalahan yang dihadapinya pun menjadi semakin rumit. Hal ini lantaran mengelola kota, kemudian provinsi, dan akhirnya negara memiliki kesulitan yang semakin menantang.

"Itulah yang dinamakan begitu pentingnya pengalaman dalam pemerintahan. Di kota saya perlu 1,5 sampai 2 tahun untuk belajar, apalagi belum punya pengalaman lansung mengelola negara. Butuh waktu berapa tahun, pertanyaan saya? tandasnya.

Reporter: Ratu Annisa SuryasumiratSumber: Liputan6.com

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP