Jokowi nilai Hendropriyono pantas jadi guru besar intelijen
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menilai Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono sangat mempunyai kapabilitas untuk menjadi seorang guru besar intelijen pertama di dunia. Bagaimana pun, kata Jokowi, intelijen tetap diperlukan sebuah negara.
"Ya tadi sudah dikukuhkan, tadi yang datang profesor, profesor senior segitu banyaknya," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat (7/5).
Menurut Jokowi, intelijen harus mempunyai filosofi sehingga dapat digunakan untuk membangun negara.
"Yang jelas, bekerjanya juga artinya dibutuhkan negara jadi harus dasar filosofi bekerja yang kuat karena kalau tidak, tidak kepake ke mana-mana," kata dia.
Jokowi enggan membeberkan nama Hendropriyono masuk ke dalam Tim Pemenangan Capres Jokowi dalam pemilihan presiden mendatang. Menurut Jokowi, saat ini dia masih fokus memutuskan calon wakil presiden terlebih dahulu sebelum memutuskan tim pemenangan.
"Kita belum berbicara tim pemenangan, belum," pungkas dia.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya