Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi Minta Vaksinasi Booster Covid-19 Ditingkatkan

Jokowi Minta Vaksinasi Booster Covid-19 Ditingkatkan Presiden Jokowi disuntik vaksin Covid-19. ©Agus Suparto/Indonesian Presidential Palace/Handout via REUTERS

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo meminta program vaksinasi booster Covid-19 ditingkatkan. Upaya ini sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan kasus Covid-19.

"Sudah saya sampaikan juga sebulan, dua bulan lalu, booster. Semuanya booster," katanya usai Silaturahmi dengan Alumni Program Kartu Prakerja di Sentul Internasional Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/6).

Dia menyebut Indonesia masih memiliki puluhan juta vaksin booster. Namun diakuinya mencari peserta vaksinasi booster belakangan ini cukup sulit.

"Sekarang ini kita ingin melakukan booster, mencari peserta itu kesulitan," ucapnya.

Data Kementerian Kesehatan hari ini pukul 08.00 WIB, vaksinasi booster nasional baru menyebut angka 23,38 persen atau 48.693.149 dosis.

Dalam dua hari terakhir, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 harian bertambah lebih dari 1.000. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menilai, kondisi ini patut diwaspadai.

"Sudah saatnya siaga dan tidak memandang remeh," Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 IDI, Zubairi Djoerban melalui akun Twitter @ProfesorZubairi yang dikutip Kamis (16/6).

Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra mengatakan ada dua penyebab kenaikan kasus Covid-19 nasional. Pertama, dampak pelonggaran aktivitas masyarakat dan protokol kesehatan.

Kedua, adanya potensi varian baru Covid-19 yakni BA.4 dan BA.5 serta vaksinasi booster mengalami stagnasi.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP