Jokowi Minta Rektor Perhatikan Mahasiswa Saat di Dalam dan Luar Kampus
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Perguruan tinggi dapat melahirkan mahasiswa yang unggul dan utuh sehingga memiliki jasmani dan rohani yang sehat, serta budi pekerti dan visi kebangsaan yang baik. Walaupun bukan hal yang ringan tetapi harus dapat dicapai.
"Karena kalau enggak (tercapai), kebawa ke mana-mana anak-anak kita nantinya. Sekali lagi, sehat jasmani, sehat rohani, budi pekertinya baik, kebangsaannya baik," katanya saat memberikan arahan dalam pertemuan majelis rektor perguruan tinggi Indonesia dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden, Selasa(14/9).
Sebab itu, Jokowi meminta agar pihak kampus dan seluruh jajarannya bukan hanya mendidik di dalam kampus saja. Termasuk dosen tidak hanya mengajar di ruangan kelas.
"Artinya, di luar kampus pun menjadi tugas rektor dan seluruh jajarannya, hati-hati. Di dalam kampus dididik mengenai budi pekerti, di luar kampus enggak ada yang mendidik, jadi pecandu narkoba. Nah, untuk apa kita kalau enggak bisa menjangkau ke sana? Di dalam kampus dididik mengenai Pancasila, kebangsaan, tapi di luar kampus ada yang mendidik mahasiswa kita jadi ekstremis garis keras, jadi radikalis garis keras, lha untuk apa?" bebernya.
Tidak hanya itu Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut meminta agar seluruh pihak mulai dari rektor, dosen dan mahasiswa bisa beradaptasi belajar terhadap disrupsi saat ini. Sehingga tidak terjadi pembelajaran yang monoton.
"Hati-hati mengenai ini, hal-hal yang monoton. Hati-hati mengenai ini dan tidak berani mencoba hal-hal yang baru karena kita bisa belajar sekarang ini di mana saja," bebernya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya