Jokowi minta Menteri Jonan perbaiki sistem transportasi udara
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo meminta Menteri Perhubungan Ignatius Jonan agar terus memperbaiki sistem transportasi udara menyusul insiden hilangnya pesawat Trigana Air jenis ATR 42 dengan nomor registrasi PK-YRN dan nomor penerbangan IL-257 dalam penerbangan Jayapura-Oksibil, pada Minggu (16/8) kemarin.
"Saya meminta Menhub terus mengamankan dan memperbaiki sistem transportasi kita," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8).
Jokowi mengatakan, tim Basarnas dan KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi), Senin (17/8) sore sudah menemukan titik yang diduga menjadi lokasi hilangnya pesawat tersebut. Diduga letak bangkai pesawat tersebut 4 kilo dari titik hilangnya pesawat yang mengangkut 49 penumpang dan 5 awak.
"Tadi siang sudah menuju pada titik yang diperkirakan menjadi tempat jatuhnya pesawat Trigana Air. Saya baru mendapatkan laporan bahwa tim evakuasi darat sebetulnya sudah mendekati titik yang menjadi jatuhnya pesawat itu. Kuramg lebih empat kilo. Kemungkinan karena cuaca sudah malam evakuasi akan dilangsungkan besok pagi," kata Jokowi.
Sebelumnya, pesawat Trigana Air jenis ATR, dengan nomor penerbangan IL 267 hilang kontak di Papua. Pesawat tersebut membawa 49 penumpang dan lima awak.
"Penumpang dewasa 44, anak-anak 2 dan bayi 3 (total 49)," ujar Direktur Operasional Trigana Benny kepada merdeka.com, Minggu (16/8).
Pesawat itu juga membawa 5 awak yakni, Pilot Hasanudin, co-Pilot Hariyadin, teknisi Mario dan dua pramugari yakni Ika dan Dita.
"Kita masih melakukan pencarian. 30 Menit sejak dinyatakan hilang kita langsung kerahkan pesawat untuk mencari, jika belum ada kabar baik juga besok kita tambah dua lagi," tutupnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya