Jokowi minta Menag persiapkan acara pengukuhan Hari Santri
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo memanggil Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ke Istana. Jokowi menanyakan beberapa hal terkait dengan perkembangan di bidang keagamaan.
"Secara khusus tadi beliau menanyakan tentang persiapan dalam rangka menyambut Hari Santri 22 Oktober nanti," kata Lukman usai bertemu Jokowi di Istana, Jakarta, Jumat (16/10).
Jokowi telah meneken Keputusan Presiden (Keppres) tentang Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober. Walaupun tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri, namun tanggal tersebut tidak dijadikan sebagai hari libur nasional.
Lukman menjelaskan, pada tanggal 22 Oktober nanti, Presiden menginginkan diadakan sebuah acara dalam rangka untuk mendeklarasikan dan mengukuhkan Hari Santri.
"Ini yang sedang dipersiapkan, bagaimana acaranya, tempatnya di mana dan sebagainya. Pada saatnya nanti tentu kita akan umumkan itu," jelas Lukman.
Sekadar diketahui, penetapan hari santri itu terkait salah satu janji Jokowi saat masa kampanye Pemilihan Presiden 2014. Namun saat kampanye Pilpres 2014, Jokowi menyampaikan bahwa tanggal 1 Muharram akan ditetapkan sebagai hari santri, bukan tanggal 22 Oktober.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya