Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi minta Irjen Tito ditarik ke Jakarta, Budi Gunawan tak setuju

Jokowi minta Irjen Tito ditarik ke Jakarta, Budi Gunawan tak setuju Jokowi di Konferensi Perubahan Iklim Dunia 2015. ©REUTERS/Christian Hartmann

Merdeka.com - Sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memutar rekaman pembicaraan yang mencatut nama Presiden Joko Widodo dan permintaan jatah saham Freeport. Bahkan dalam salah satu percakapan Jokowi disebut bisa lengser jika putus kontrak Freeport.

Selain soal jatah saham Freeport dan proyek listrik, dibahas juga soal pergeseran jenderal Polri. Jokowi disebut-sebut yang meminta Irjen Tito Karnavian yang menjabat Kapolda Papua ditarik ke Jakarta. Kini Tito menjadi Kapolda Metro.

Semua itu terungkap dalam sidang yang menghadirkan Menteri ESDM Sudirman Said sebagai pengadu, Rabu (2/12). Dalam rekaman terdengar percakapan diduga yang dilakukan Ketua DPR Setya Novanto (SN), Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin (MS) dan pengusaha Migas Muhammad Riza Chalid (MR).

Ini transkip percakapan soal rotasi jenderal Bhayangkara:

MR: Kapolda Papua itu kan sahabat saya, sahabat deket.

MS: Tito

MR: Tito. Akhirnya ditarik ke Jakarta supaya nggak menyolok, jadi Asrena. Sekarang Papua sudah jalan, kasih hadiah sama Jokowi. Padahal maunya Jakarta bukan dia. Pak BG maunya bukan Tito. Pak BG maunya Pak Budi. Tapi Budi ditaruh Bandung. Tito Jakarta. Yang minta Jokowi.

SN: Jawa Barat hahaha

MR: Gila Pak. Alot pak orangnya Pak.

SN: Pengalaman itu, maksudnya saya pengalaman itu. Jadi kita harus pakai akal. Kita harus pakai ini. Kuncinya kan ada kuncinya. Kuncinya kan ada di Pak Luhut, ada saya. Nanti lempar-lemparan. Ada dia strateginya. Cek gocek

MR: Darmo ini disayang sama dia karena, Si Darmo kalau presentasi, lulusan Amerika, sudah kuliah PHD pintar. Jokowi happy terus. Ini saya tahu. Darmo ngomong Pak itu didengerin. Gitu Pak

(mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP