Jokowi Minta Forkopimda Jatim Waspada, Jangan Sampai Ada Varian Baru Datang
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo(Jokowi) meminta kepada Forkopimda seluruh Provinsi Jawa Timur agar tetap berhati-hati serta waspada walaupun saat ini perkembangan kasus aktif dan BOR menurun. Sebab kata dia virus corona masih bisa bermutasi.
"Saya ingin mengingatkan terlebih dahulu bahwa yang namanya Covid, yang namanya virus corona ini betul-betul sangat sulit, diduga dengan kalkulasi-kalkulasi apapun. Tadi ya oke, yang disampaikan Bu Gubernur oke, sudah turun, BOR-nya turun, kasusnya turun, kasus aktif turun tapi sata minta tetap minta semuanya hati-hati, waspada, mengenai Covid ini," kata Jokowi saat memberikan arahan kepada para Forkopimda di Madiun, Jawa Timur dalam akun Youtube sekretariat presiden yang baru diunggah pada Jumat (20/8).
Jokowi pun meminta agar tetapi waspada. Dia pun tidak ingin kasus varian baru datang tetapi seluruh pihak tidak siap dalam menghadapi lonjakan kasus nantinya.
"Jangan sampai ada varian baru datang, karena bermutasi dan kita tidak waspada tau-tau meledak menjadi jumlah yang sangat banyak. Saya harapkan terutama dijajaran kab/kota, bupati dan wali kota betul-betul semuanya mewaspadai ini," ungkapnya.
Sebelumnya Kementerian Kesehatan melaporkan perkembangan data kasus Covid-19 di Indonesia. Hingga hari ini, Kamis (19/8), kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menembus 3.930.300 orang.
Ini menunjukkan, ada penambahan 22.053 kasus positif Covid-19 dari data Rabu (18/8) yang tercatat masih 3.908.247 orang. Temuan 22.053 kasus Covid-19 baru berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 214.410 spesimen dari 115.108 orang.
Selain kasus positif, kematian akibat Covid-19 juga bertambah, yakni sebanyak 1.492 orang. Data kemarin hanya 121.141, kini naik menjadi 122.633 kasus kematian.
Sementara pasien sembuh dari Covid-19 mencapai 3.472.915 orang. Meningkat 29.012 dari data kemarin tercatat masih 3.443.903 orang.
Kementerian Kesehatan juga melaporkan, kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 334.752 orang. Menurun 8.451 dari data kemarin mencapai 343.203 orang.
Kasus suspek Covid-19 juga menurun. Data kemarin sebanyak 282.964, hari ini menjadi 275.810 orang.
Data ini dilaporkan Kementerian Kesehatan melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kamis (19/8). Data dihimpun dalam 24 jam terakhir hingga hari ini pukul 12.00 WIB.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya