Jokowi minta dana hadiah Piala Presiden di audit
Merdeka.com - Piala Presiden 2015 memberikan hadiah sebesar Rp 3 miliar untuk Juara I, Rp 2 miliar untuk Juara II, Rp 1 miliar untuk Juara III dan Rp 500 juta untuk Juara IV.
Untuk memastikan dana hadiah tersebut sampai kepada pemain secara adil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan ada proses audit yang dilakukan kepada masing-masing klub pemenang.
"Dana mesti diaudit, transfer Rp 3 miliar, bener enggak? Kedua Sriwijaya diberi Rp 2 miliar mau enggak diaudit. Nanti dicek," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/10).
Apabila manajemen klub dibenahi dan pembagian hadiah dilakukan secara adil, Jokowi yakin sepak bola Indonesia akan maju.
"Kalau seperti ini terus dilanjutkan, nama baik, persepsi, citra kita akan baik," ucap Jokowi.
Selain itu, Jokowi pun menyoroti pengaturan skor dan pemenang saat pertandingan. "Orang mau menang disuruh kalah. Tidak ada yang skornya diatur lebih dulu," tegas Jokowi.
Atas keberhasilan penyelenggaraan Piala Presiden, Jokowi pun meminta panitia penyelenggara Piala Presiden untuk melipatgandakan hadiah untuk memacu semangat pemain sepak bola dan memajukan industri sepak bola tanah air.
"Saya ucapkan terimakasih atas kehadirannya di Istana Negara dan nanti sampai jumpa ada pertemuan lagi di bulan November, dan tahun depan saya minta panitia hadiahnya dilipatkan lagi. Kalau sudah dapat nama itu cari sponsor gampang banget, enggak usah pakai nama saya. Saya minta itu hadiahnya dilipatkan dan juga kemudian biaya sudah ditanggung semua oleh panitia. Saya ingin kompetisi ini tidak hanya memiliki nama di masyarakat tapi juga punya gairah di tingkat nasional, dan untuk FIFA nanti akan segera diurus supaya rampung, dan kita semua berharap optimis menatap masa depan," tutup Jokowi.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya