Jokowi Minta Ada Antisipasi Peningkatan Mobilitas Warga Saat Natal dan Tahun Baru
Merdeka.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, peningkatan mobilitas masyarakat diperkirakan akan terjadi pada natal dan tahun baru. Hal tersebut berdasarkan survei Balitbang Kementeri Perhubungan (Kemenhub) untuk Jawa-Bali akan diperkirakan melakukan perjalanan 19,9 juta, sedangkan Jabodetabek 4,45 juta.
"Peningkatan pergerakan penduduk ini, tanpa pengaturan protokol kesehatan yang ketat, akan meningkatkan resiko penyebaran kasus," katanya usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo(Jokowi) dalam siaran virtual, Senin (25/10).
Sebab itu, Jokowi pun meminta agar para jajaran menteri untuk mengambil langkah tepat untuk mencegah adanya lonjakan kasus pada libur Natal dan Tahun Baru. Sehingga tidak terjadi lonjakan kasus di akhir tahun.
"Presiden juga memberikan arahan tegas kepada kami semua untuk segera mengambil langkah terkait keputusan dan kebijakan mengenai hal ini dan merancang agar tidak ada peningkatan kasus akibat liburan nataru," ujarnya.
Sebelumnya diketahui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai gelombang ketiga Covid-19 yang dipicu penularan saat perayaan Natal dan Tahun Baru.
"Kami mengimbau agar seluruh masyarakat patuh karena kita masih berjaga-jaga terhadap kemungkinan gelombang ketiga yang terjadi pada Natal dan Tahun Baru yang akan datang, kita harus berhati-hati," kata Luhut Binsar Pandjaitan saat menyampaikan keterangan pers terkait Evaluasi PPKM yang diikuti dari Kanal YouTube Sekretariat Presiden dari Jakarta, Senin (18/10) sore.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya