Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi Mengaku Sudah Datangi 400 Kota di Indonesia

Jokowi Mengaku Sudah Datangi 400 Kota di Indonesia Jokowi. ©2017 merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengaku sudah menyambangi 34 provinsi di Indonesia. Bahkan, dia mengklaim telah mendatangi 400 kabupaten dan kota di Indonesia dalam empat tahun terakhirnya bertugas.

"Saya, 34 provinsi saya datangi, 400 kabupaten dan kota sudah saya datangi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Peterongan Jombang, Jawa Timur, Selasa (18/12).

Dari perjalanan ke ratusan tempat itu, Jokowi mengaku melihat begitu banyak perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia dari mulai bahasa, adat, tradisi, agama, suku, dan lain-lain. Menurutnya, perbedaan sudah menjadi sunatulloh dan anugerah Tuhan bagi bangsa Indonesia.

"Saya pada kesempatan yang baik ini saya titip marilah kita jaga persatuan, ukhuwah, persaudaraan, kerukunan baik antar suku, agama, adat, tradisi, yang berbeda," jelasnya seperti dilansir dari Antara.

Karena itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan, perbedaan sudah menjadi hukum Allah yang diberikan kepada bangsa Indonesia.

Sehingga, dia menyesalkan seringkali pesta demokrasi membuat bangsa ini terpecah-belah karena beda pilihan. Padahal pesta demokrasi baik pilkada maupun pilpres ada setiap lima tahun.

"Yang namanya pemilu setiap lima tahun itu ada jangan sampai karena hal tersebut kita tidak bisa menjaga ukhuwah, persaudaraan kita," ujar Jokowi.

Di hadapan jemaah, para kyiai, ulama, dan santri, Jokowi menceritakan pengalamannya terbang dari Aceh ke Wamena selama sembilan jam 15 menit naik pesawat.

"Ini jauh sekali, seperti terbang dari London sampai Istanbul melewati tujuh negara, artinya negara kita negara besar sekali. Oleh sebab itu saya ajak semuanya untuk menjaga persatuan dan kerukunan kita," jelasnya.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta dua orang untuk maju dan berdialog menjawab quiz singkat. Namun kali ini Presiden tidak membagikan sepeda karena larangan KPU, sebagai gantinya dua orang yang maju tersebut diberi kesempatan untuk berfoto bersama Presiden.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP