Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi kunker ke Sragen dan Karanganyar akhir pekan ini

Jokowi kunker ke Sragen dan Karanganyar akhir pekan ini Apel gelar pasukan di Makorem 074/Warastratama. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Akhir pekan ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di eks Karesidenan Surakarta. Berdasarkan informasi yang didapatkan, mantan Wali Kota Solo itu akan tiba dan menginap di kediaman pribadi di Sumber pada Sabtu (14/7).

Sejumlah agenda telah menanti Jokowi pada Sabtu hingga Minggu. Pada hari Sabtu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan menghadiri Khaul dan Khataman Alquran di Pondok Pesantren An Najah Kecamatan Gondang Kabupaten Sragen.

Keesokan harinya Jokowi menghadiri groundbreaking pembangunan gedung pondok pesantren Majelis Tafsir Alquran (MTA) dan peresmian pondok puteri di Kecamatan Mojogebang Kabupaten Karanganyar. Usai dari Karanganyar, Jokowi direncanakan meresmikan tol Solo-Sragen di Ngemplak Boyolali.

Persiapan pengamanan orang nomor satu di Indonesia tersebut nampak dilakukan di Makorem 074/Warastratama Surakarta, Jumat (13/7) pagi. Ribuan personel gabungan TNI/Polri disiagakan untuk mengamankan kunjungan kerja kunker Presiden selama dua hari di wilayah Solo Raya.

"Jumlah personel yang kami siagakan untuk mengamankan kunker Presiden Jokowi sebanyak 3.450 personel. Mereka akan diterjunkan ke berbagai titik lokasi kunker," ujar Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Surakarta, Kolonel Inf Widi Prasetijono, seusai memimpin apel gelar pasukan di Makorem 074/Warastratama.

Danrem mengemukakan, sesuai pantauan, lokasi yang akan dikunjungi Presiden terbuka dan melibatkan masyarakat yang banyak. Sehingga untuk pengamanannya akan melibatkan sekitar 3.450 personel.

"Kalau untuk peresmian jalan tol, ini tambahan rencana yang sudah dibuat oleh sekretaris kepresidenan. Kemudian nanti berikutnya tinggal beliau, akan melaksanakan yang mana gitu, karena semuanya kebutuhan beliau," urainya.

Danrem menambahkan, apel tersebut bertujuan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan pengamanan secara perorangan maupun satuan sesuai prosedur tetap. Agar nantinya tidak terjadi tumpang tindih maupun salah prosedur dalam melaksanakan tugas di lapangan.

"Keterampilan pengamanan dan pengalaman tugas sesuai tanggung jawab harus diyakini dan dipahami oleh setiap personel pengamanan," ujarnya.

Untuk itu, Widi mengingatkan agar para personel yang menjalankan tugas pengamanan tetap memegang teguh disiplin dengan melalui rantai komando. Mencegah terjadinya kelelahan dan tingkatkan kepekaan terhadap kemungkinan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak lain.

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP