Jokowi: Kalimantan Selatan Terakhir Banjir 50 Tahun Lalu
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau banjir di Kalimantan Selatan. Dia menjelaskan saat ini terdapat 10 kabupaten dan kota yang terdampak banjir.
"Hari ini saya meninjau banjir ke Provinsi Kalimantan Selatan yang terjadi di hampir 10 kabupaten dan kota ini adalah sebuah banjir besar yang mungkin sudah lebih dari 50 tahun tidak terjadi di provinsi Kalimantan Selatan," katanya saat memberikan keterangan pers dalam chanel Youtube Sekretariat Presiden, Senin (18/1).
Dia menjelaskan, curah hujan yang terjadi 10 hari tiada henti membuat daya tampung sungai Barito meluap. Biasanya sungai tersebut dapat menampung 230 juta meter kubik kini masuk air 2,1 miliar kubik.
"Curah hujan yang sangat tinggi hampir 10 hari berturut-turut sehingga daya tampung sungai Barito yang biasanya menampung 230 juta meter kubik sekarang ini masuk air sebesar 2,1 miliar kubik air sehingga memang meluap di 10 kabupaten," ujarnya.
Sebelumnya diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan lokasi terdampak bencana banjir di Kelurahan Pekauman, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (18/1). Di tengah guyuran hujan Jokowi menyaksikan kondisi lokasi yang hingga kini masih terjebak banjir.
Jokowi tampak memberikan instruksi kepada jajaran terkait yang di antaranya ialah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo dari atas Jembatan Pekauman.
Dalam kesempatan tersebut, tampak pula Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan Bupati Banjar Khalilurrahman yang turut serta dalam peninjauan.
Di sela peninjauan, Jokowi turut menyerahkan sejumlah bantuan sembako, makanan siap saji, dan masker ke beberapa warga di lokasi terdampak. Tidak hanya itu, Jokowi juga sempat memberikan makanan ringan kepada anak-anak yang terdampak banjir.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya