Jokowi disarankan pilih cawapres dari kalangan ulama
Merdeka.com - Ulama Jawa Barat memberikan masukan kepada Presiden Joko Widodo mengenai kriteria cawapres yang cocok untuk mendampinginya. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hamidiyah Depok, Jawa Barat, Zainuddin Maksum Ali mengatakan sosok cawapres ideal berasal dari kalangan ulama.
"Ulama menyampaikan agar (calon) wakilnya dari unsur ulama yang bisa mengangkat suara Jokowi. Jangan sekedar ulama, tapi ulama yang memang bisa mewarnai nusantara," ucap Zainuddin usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (10/4).
Meski memberikan masukan sosok cawapres, para ulama tidak menyetor nama pilihan mereka. Ulama menyerahkan kepada Jokowi untuk menentukan calon wakilnya.
"Hanya persyaratan (tidak menyebut nama cawapres), kalau bisa dari ulama. Karena Pak Jokowi nasionalis dan kalau pakai ulama ini sinergi," kata dia.
Menanggapi masukan para ulama Jawa Barat, Jokowi hanya tertawa. Menurut Zainuddin, Jokowi menyampaikan bahwa penentuan capres dan cawapres harus disesuaikan dengan undang-undang yang berlaku seperti ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.
"'Ini Capres-Cawapres ada undang-undangnya minimal 20 persen dan seterusnya'," ujarnya meniru jawaban Jokowi.
Zainuddin menambahkan, Jokowi memastikan penentuan sosok cawapres akan dilakukan beberapa bulan mendatang. Setelah pilkada serentak dilakukan di 171 daerah.
"Nanti menunggu setelah pilkada, baru beliau menyampaikan tentang posisi presiden maupun wakil presiden," kata dia.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya