Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi dan Kasau baru punya kedekatan sejak masih di Solo

Jokowi dan Kasau baru punya kedekatan sejak masih di Solo Pelantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Kasau. ©puspen tni

Merdeka.com - Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) baru Marsekal Hadi Tjahjanto memiliki kedekatan dengan Presiden Joko Widodo. Kedekatan keduanya terjalin saat Hadi masih menjabat Komandan Lanud Adi Sumarmo Solo dan Jokowi menjabat sebagai Wali kota.

"Kita melihatnya secara profil, dia (Hadi Tjahjanto) kenal Pak Jokowi lama dari 2010-2011 dan Lanud di sana (Komandan Lanud Adi Sumarmo Solo). Lalu Sesmilpres (Sekretaris Militer Presiden)," kata Bobby saat dihubungi, Rabu (18/1).

Kedekatan itu, dinilainya dapat mempermudah komunikasi dengan Jokowi. Bobby menilai mantan Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna kurang memiliki komunikasi yang baik dengan Presiden.

Hal ini membuat pengadaan sejumlah alutsista TNI menjadi terhambat lantaran tidak disetujui Presiden, semisal rencana pembelian Helikopter AgustaWestland AW101.

"Kurang baiklah. Masa kalau komunikasi baik, mengajukan pembelian helikopter VVIP ditolak presiden. Berarti komunikasi tidak baik dan menjadi polemik yang tidak produktif di masyarakat," ujarnya.

Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan beberapa pekerjaan rumah yang harus segera di tuntaskan Hadi. Diantaranya, realisasi pembelian Helikopter AgustaWestland AW101, pergantian pesawat tempur F-5 Tiger menjadi Sukhoi 35 serta peremajaan pesawat angkut seperti Hercules.

"Dan lihat PR besar yang jadi polemik saat ini, pembelian helikopter AW101, pergantian pesawat tempur F-5 Tiger menjadi Sukhoi 35, pembaharuan alutsista, terakhirkan banyak hercules jatuh akibat hibah," tegasnya.

Dia juga mendorong agar KASAU baru memperbaiki masalah pesawat hibah yang kerap menyebabkan kecelakaan. Namun, Bobby beranggapan dengan adanya komunikasi yang baik antara Hadi dan Jokowi, semua tugas dapat diselesaikan dengan efektif.

"Siapapun Kasau-nya dia harus perbaiki itu. Paling penting kalau ada komunikasi yang baik dengan presiden sekiranya kalau ada hal-hal yang kiranya butuh perubahan cepat tanpa timbulkan polemik bisa diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien," pungkas dia.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP