JK Soal Menag Terseret Kasus Romi: Kalau Dihubung-hubungkan Ya Dua-duanya Kena
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai korupsi di Kementerian Agama terkait jual beli jabatan masih ada hubungannya partai. Hal tersebut terlihat dari 10 Menteri Agama (menag) terakhir, 2 orang berasal dari partai politik.
Di kepemimpinan kementerian tersebut, kata JK, terdapat dua menteri yang bergabung dengan partai politik yaitu Surya Dharma Ali yang saat itu jadi Ketua Umum PPP. Dan Menteri Agama Lukman Hakim juga tergabung dengan PPP diketuai oleh Romahurmuziy yang terjerat kasus jual beli jabatan.
"Kalau dihubung-hubungkan ya, ya dua-duanya kena. Ya tentu juga ada tentu kecurigaan juga memang, bahwa di sini ada pengaruh, tapi biar kita menunggu saja proses hukum," kata JK di kantornya Jalan Merdeka Utara, Selas (19/3).
JK menilai jika uang suap jual beli jabatan untuk operasional kampanye nominalnya terlalu sedikit. Menurutnya jumlah untuk kampanye jauh lebih mahal dibandingkan dengan uang suap Rp 200 juta.
"Saya kira dibutuhkan jauh lebih banyak dari itu, pasti lah, apa lagi musim-musim begini orang nyumbang," kata JK.
Diketahui Diketahui, mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama. Dia ditangkap pada Jumat (15/3) di Surabaya, Jawa Timur.
Diduga pria yang akrab disapa Rommy ini menerima suap Rp 300 juta sebagai pemulus pengisian jabatan di Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Gresik.
Rommy disangkakan telah melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya