Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

JK sesalkan nelayan pemberi info AirAsia tak dapat penghargaan

JK sesalkan nelayan pemberi info AirAsia tak dapat penghargaan Jusuf Kalla. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menghadiri peringatan HUT Basarnas ke-43 di Kantor Pusat Basarnas, Kemayoran, Jakarta. Dalam pidatonya, JK mengapresiasi setiap langkah anggota Basarnas dalam melakukan aksi penyelamatan.

"Saya ingin sampaikan selamat ultah kepada Badan SAR Nasional yang ke-43 sekaligus terima kasih atas prestasi-prestasi yang diberikan kepada seluruh masyarakat kita atas pencarian, penyelamatan yang berjalan sebaik-baiknya," tutur JK, Selasa (24/2).

Lebih khusus, JK mengulas kembali upaya penyelamatan pesawat AirAsia QZ8501 beberapa waktu lalu. JK mengatakan upaya evakuasi korban dan pesawat AirAsia QZ8501 tidak akan berhasil tanpa kerja sama berbagai pihak membantu Basarnas, seperti TNI AL, TNI AU dan Polri.

JK menilai, setiap sosok yang berperan dalam penemuan dan evakuasi pesawat AirAsia QZ8501 harus mendapat penghargaan, termasuk nelayan. Bahkan, lanjut JK, peran nelayan dalam upaya pencarian lokasi jatuhnya pesawat AirAsia, tidak bisa diremehkan.

JK menyayangkan nama-nama nelayan yang berperan dalam penemuan dan evakuasi pesawat AirAsia tidak mendapat penghargaan dari Basarnas.

"Ada satu yang belum tercantum dan sangat penting, yaitu nelayan. Karena nelayanlah yang memberikan informasi yang penting di Kalimantan dan Sulawesi," ungkap JK.

Dalam acara tersebut, Basarnas membagikan penghargaan kepada sejumlah lembaga dan badan yang dianggap berjasa membantu pencarian AirAsia. Penghargaan tersebut diserahkan melalui Wapres kepada perwakilan Kementerian Perhubungan, perwakilan Kementerian Luar Negeri, perwakilan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.

Penghargaan juga diberikan kepada perwakilan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), perwakilan Badan Keamanan Laut, perwakilan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, perwakilan Baharkam Mabes Polri, perwakilan Direktorat DVI Mabes Polri, perwakilan Pemkot Surabaya, perwakilan Lembaga Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia dan perwakilan SKK Migas.

Namun, dalam daftar tersebut tidak disebutkan nama nelayan yang membantu menemukan lokasi jatuhnya pesawat AirAsia. Setidaknya ada dua nelayan yang membantu dalam pencarian pesawat AirAsia QZ8501, yaitu Rahmat (46) dan Darso (38). Selain itu, ada satu warga yang juga membantu dalam operasi pencarian, yaitu Pendi (53) yang merupakan peternak ayam.

Kepada tiganya, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dan Komando Distrik Militer 1014 Pangkalan Bun telah memberikan penghargaan. Ketiganya diberikan piagam dan televisi.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Dinas Kelautan dan Perikanan memberikan kapal berkapasitas 1 gros ton dengan kapasitas mesin 32 PK kepada Darso dan Rahmat. Kemudian Pendi memperoleh 300 ekor bibit ayam dan 100 kg pakan.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP