JK pulang ke Jakarta pakai kereta api, dikawal tim penyapu
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla memilih menggunakan kereta api buat kembali ke Jakarta, usai menghabiskan masa liburan akhir tahun di Yogyakarta. Namun, sebelum dia berangkat, PT Kereta Api Indonesia lebih dulu mengutus kereta penyapu (sweeper) buat memastikan keamanan.
Humas PT KAI, Agus Komarudin mengatakan, rangkaian kereta sweeper terdiri dari dua kereta. Mereka bertugas untuk memeriksa keamanan lintasan.
Menurut Agus, pemeriksaan jalur kereta oleh kereta sweeper dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan malam hari saat perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta. Pengecekan kedua dilaksanakan sebelum rangkaian kereta rombongan Wapres berangkat.
"Kereta sweeper itu dari Jakarta semalam, terus balik lagi. Ngecek jalan, goyangannya gimana, terus keamanannya, pelemparan batu, dan sebagainya. SOP-nya memang jaraknya dua stasiun (dari kereta VVIP)," kata Agus, Minggu (3/1).
Agus melanjutkan, bentuk kereta sweeper mirip seperti Kereta Rel Listrik. Kereta itu mempunyai sumber tenaga mandiri. Sementara petugas ikut dalam kereta sweeper adalah petugas KAI bagian pengecekan jalur, perwakilan direksi KAI, serta petugas pengamanan.
"Itu kereta ada pembangkitnya sendiri, ada tempat presentasinya, isinya direksi ada, pengamanan juga ada, Paspampres mungkin ada," imbuh Agus.
Lebih lanjut Agus mengatakan, apabila kereta sweeper menemukan gangguan di perjalanan saat kereta VVIP sudah berangkat dari stasiun pemberangkatan, maka kereta sweeper akan memberikan sinyal kepada petugas yang bertanggung jawab saat itu, supaya menghentikan kereta VVIP sampai gangguan dapat diatasi.
Kereta Wapres ©2016 merdeka.com/sri wiyanti
"Kalau ada halangan di jalan (saat kereta VVIP sudah jalan) rangkaian kereta VVIP kita stop dulu," ujar Agus.
Agus menambahkan, rangkaian kereta digunakan rombongan Wapres JK pulang ke Jakarta terdiri dari dua lokomotif, empat genset meski yang digunakan hanya satu genset, tujuh kereta eksekutif, empat kereta wisata, dan satu kereta restoran.
"(Kereta Wisata terdiri dari) Bali, Imperial, Priority (ada) dua. Pak JK pakai Bali. Tadinya mau pakai Nusantara, kan ada tempat tidurnya, tapi terus diganti jadi Bali. Kami sesuai permintaan," tutup Agus.
Rangkaian kereta Wapres JK dikemudikan oleh masinis Ariyadi dan Iwan dalam lintas Yogyakarta-Cirebon. Kemudian dilanjutkan oleh masinis Ribut Nurohman dan Rian Budiyan untuk jalur Cirebon-Jakarta.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya